Cara Praktis Tanam Padi

Menanam padi bukanlah hal asing bagi sebagian banyak orang, karena selain mayoritas penduduk indonesia adalah petani juga bukan hal yang sulit menemukan artikel tentang menanam padi terutama di Internet. Pada kesempatan kali ini ini akan dibahas cara tanam padi di dataran rendah disebuah kabupaten yang menjadi nama blog ini, Nganjuk! Jadi, apa saja yang harus dilakukan dalam proses menanam padi?
1.   
  1.     Memilih Benih Yang tepat
Baca juga : memilih benih kacang panjang

Kok judulnya memilih benih yang tepat? Apa bagus saja tidak cukup? Ok, kenapa bagus saja tidak cukup? Karena kita anggap semua benih yang dijual di toko pertanian adalah benih yang bagus, asal dari perusahaan benih yang terpercaya, mereka akan siap mengganti bila benihnya tidak tumbuh. Tetapi tidak semua benih yang bagus tersebut cocok ditanam di lahan kita.

Jadi pertama kita harus mengenali jenis tanah lahan pertanian kita? Ya tapi gak harus sedetil itu. Cukup kita ketahui daya simpan terhadap air saja, tanah dengan warna hitam biasanya memiliki daya simpan air yang lebih lama dibanding tanah yang agak kemerahan yang kadang memiliki kandungan pasir.

Terus hubungannya dengan pemilihan benih? Meski padi merupakan tanaman yang membutuhkan banyak air tapi jika air tersebut ada dan menggenang selama masa hidupnya kemungkinan hasilnya tidak akan bagus. Jadi untuk lahan seperti ini, yang paling tepat adalah memilih benih dengan karakteristik batang kokoh dan tahan terhadap genangan air, semisal vareitas mekongga.

Sedangkan untuk lahan dengan kondisi tanah yang porous pilihan varietas bisa lebih banyak, meski begitu jika kita menanam pada MT 1 maka tetap harus dipilih vareitas yang lebih tahan terhadap curah hujan tinggi. Sebagai gambaran jika musim hujan petani di desa saya lebih memilih vareitas Ciherang dibanding Ir 64. Dengan pertimbangan vareitas Ciherang lebih tahan terhadap serangan jamur dan rebah dibanding IR 64.

Jika anda ingin mencoba benih baru yang belum pernah ditanam di daerah lahan pertanian anda, akan sangat bijak jika dicoba dalam jumlah kecil dulu sampai yakin akan hasil panen dari varietas tersebut.


2    2.  Membuat Lahan Persemaian

Setelah benih ditentukan, maka tanggal tanam harus segera ditentukan. Pada daerah yang mayoritas petani dengan jadwal yang ketat akan sangat sulit jika mencari pekerja dengan mendadak. Harus direncanakan minimal satu bulan sebelumnya.
Setelah tanggal tanam ditentukan maka selanjutnya membuat lahan persemaian, sedangkan untuk benih tidak ada perlakuan khusus, karena benih rata-rata sudah memiliki daya tumbuh yang bagus. Asal tidak kebanjiran!

Ada dua teknik dalam membuat persemaian.

Pertama tanpa direndam, persemaian ini biasanya dilakukan pada bulan awal desember. Dengan syarat kondisi lahan kering dan musim hujan belum datang.

Caranya sediakan lahan untuk sebaran benih sesuai dengan banyak benih yang ditebar, perlakuan lahan cukup dengan dibersihkan dari gulma. Setelah ditebar benih padi ditimbun dengan tanah secukupnya, tanah untuk menimbun bisa dari tanah hasil pembersihan sebelumnya. Setelah itu lahan sebaran diairi dan selanjutnya setiap hari lahan persemaian harus diairi untuk menjaga kelembaban.

Kedua adalah dengan teknik direndam, teknik ini biasa diterapkan saat kondisi lahan banyak air yang biasanya pada bulan Pebruari. Ketika menanam padi pada Musim Tanam 1 petani kadang menyiapkan sedikit benih yang berasal dari varietas yang berumur pendek. Dengan masa panen hanya antara 70-75 hari. Yang tujuannya menyiapkan lahan untuk persemaian untuk Musim tanam 2.



lahan persemaian padi
Gambar lahan persemaian yang disiapkan dengan menanam padi usia pendek

Untuk teknik ini benih cukup direndam dengan air selama minimal 24 jam, ditiriskan, maka pada 2 hari setelahnya benih siap ditebar. Setelah benih ditebar, ada baiknya diberi penutup dari jerami kering yang bertujuan untuk mencegah benih terkumpul karena guyuran air hujan. Apa masalahnya jika benih terkumpul? Toh terkumpulnya disitu juga. Benih yang terkumpul menyebabkan kerapatan jumlah tebar menjadi meningkat pada satu titik tertentu, dan ketika kerapatan tebar meningkat maka pertumbuhan benih menjadi kurang maksimal. Dengan benih yang masih kecil tukang tanam akan secara naluri akan mengambil lebih banyak bibit saat tanam hal inilah yang akhirnya menyebabkan kebutuhan bibit meningkat.

Idealnya benih harus ditebar agak renggang dengan acuan yang biasa dipakai petani adalah untuk setiap 1 kg benih disediakan lahan persemaian seluas 6 m2. Untuk perawatan bibit cukup sederhana, pemupukan sekali atau lebih (lakukan pengamatan dengan indikasi warna daun bibit). dosis kira-kira sesuai dengan berat benih yang ditebar dengan jenis pupuk bisa menggunakan NPK. Sedangkan pestisida sesuaikan dengan gejala serangan yang muncul.

lahan persemaian padi
 gambar benih ditutup jerami
       3. Olah Tanah

Air yang cukup, traktor yang prima dan operator traktor yang handal adalah 3 hal yang diperlukan untuk mendapat hasil maksimal dalam mengolah tanah untuk tanam padi.

Air yang kurang akan sangat memberatkan kinerja traktor, lahan yang dibajakpun tidak akan menghasilkan lumpur dengan baik dan tentu saja hasil pembajakan tidak akan bisa rata. Begitu pula jika air berlebih, operator akan kesulitan meratakan lahan.

Ada dua jenis traktor yang umum dipakai oleh petani yang jenis rotary dan tanpa rotary yang biasa kami sebut Bajak Singkal. Dari kedua jenis traktor ini hampir tak ada beda yang signifikan dalam mengolah tanah asal ditunjang air yang cukup dan operator yang handal. Perbedaan hanya pada tingkat konsumsi bahan bakar, jika menggunakan Bajak Singkal kebutuhan BBM lebih sedikit jika dibanding bajak Rotary.

2.       . 
       4 Tanam Padi

Jika lahan telah siap maka saatnya bibit yang telah kita semai segera kita pindah. Tidak ada patokan baku mengenai umur pindah tanam, yang perlu diperhatikan adalah bibit yang akan kita tanam memiliki ketinggian melebihi air yang ada di lahan kita, sebagai antisipasi setelah tanam hujan turun dan air berlimpah. Tentu saja kondisi ini tidak berlaku di lahan dengan sistem drainase yang baik. 


Yang perlu jadi perhatian dalam proses cabut benih dan tanam adalah jumlah pekerja, usahakan jumlah pekerja pas, dengan arti bibit yang kita cabut hari ini paing lambat besok harus tertanam semua sebagai gambaran dalam 1 ha idealanya diperlukan pekerja tanam 12 orang dan pekerja cabut 15 orang agar selesai dalam 1 hari kerja. Jika terlalu lama bibit akan menguning bahkan busuk. Tetapi bila ada kondisi yang mengharuskan bibit baru bisa ditanam 2 atau 3 hari berikutnya maka letakan bibit yang sudah dicabut ditempat teduh tanpa ditali.

Untuk jarak tanam padi berapa idealnya, yang biasa diterapkan petani disekitar saya antara sebagian besar 25x25 atau 22x25, sebagian kecil 30x30 dan sedikit ada yang mencoba jajar legowo. Dari semua ukuran mana yang lebih unggul? Pada bagian ini adalah sesuatu yang harus anda coba berulang sendiri, sesuaikan dengan lahan  dan anda akan menemukan ukuran atau metode yang pas buat lahan anda. Yang jelas hindari jarak tanam yang terlalu rapat, selain butuh bibit dalam jumlah besar kondisi tanaman padi yang rapat akan menyulitkan perawatan tanaman padi.

1.       
        5. Pemupukan
Berapa kebutuhan pupuk untuk tanaman padi? Apakah tiap musim sama? Dan tiap varietas kebutuhan pupuknya juga sama? Baik dilihat dari segi jumlah dan kompsisi? Jawabnya sama!!! Karena kita mengacu RDKK, RDKK telah memberi standar kebutuhan pupuk rata-rata komuditas pertanian per wilayah. Dan itu adalah jumlah pupuk bersubsidi yang sah yang bisa kita beli. Jadi apakah dengan jumlah sesuai RDKK sudah bisa menghasilkan panen terbaik? Jelas belumlah!! Kebutuhan pupuk untuk padi sangat dipengaruhi kondisi lahan, kondisi musim dan sedikit pengaruh varietas yang kita tanam.

Terus berapa ideal kebutuhan pupuk? Angka yang pasti untuk jumlah pupuk dan jenisnya merupakan satu hal yang terus dipelajari petani, bahkan dengan varietas yang sama ditanam di lahan yang sama, akan menghasilkan kualitas tanaman padi yang berbeda.

Jadi untuk pemupukan, dengan acuan dasar RDKK selanjutkan sesuaikan dengan musim tanam, kondisi cuaca dan jenis lahan. Catat hasil setiap panen dan kebutuhan pupuk, gunakan sebagai acuan untuk musim tanam yang sama tahun depan. 


padi usia 80 hST
 Gambar di atas adalah contoh padi dengan varietas yang sama tapi dengan penggunaan pupuk yang berbeda, pupuk berlebih pada musim hujan membuat daun mudah mengering. 

1.      
      6. Perawatan

Perawatan tanaman padi terdiri pengairan dan pengendalian terhadap OPT.
Setelah bibit padi ditanam saat itu pengairan harus mulai diperhatikan, khususnya jika lahan anda bukan termasuk lahan yang memiliki saluran irigasi, diawal pertumbuhan penggenangan juga berfungsi untuk mematikan benih gulma, dengan cara sederhana ini adnda akan banyak menghemat biaya untuk penyiangan dan bisa meminimalisir penggunaan herbisida. Tetapi ada lahan yang justru harus dikeringkan airnya agar padi bisa tumbuh normal, menurut penyuluh pertanian hal ini disebabkan karena kadar keasaman tanah yang terlalu tinggi.

Pengendalian OPT
Dalam beberapa kali kejadian, OPT dapat menyebabkan petani gagal panen, terutama wereng dan blast. Jika pertanyaannya adakah pestisida yang handal? Jawabnya pasti ada! Tapi ketika OPT mewabah misal wereng maka pestisida sebaik apapun tidak akan mampu mengendalikan. Atau bisa mengendalikan tapi biaya yang dibutuhkan akan sangat besar, jadi sangat mungkin meski panen tapi keuntungannya sangat sedikit.


Jadi yang harus dilakukan? selain karena cuaca ektrim keberadaan OPT juga dipicu oleh pola tanam yang kurang tepat. Sedari awal persiapan lahan, pemilihan benih yang tepat, jarak tanam akan sangat mempengaruhi tingkat penggunaan pestisida pada masa pertumbuhan. Bukankah harapan kita adalah menanam padi dengan penggunaan pestisida seminimal mungkin, lebih untung lebih sehat.

1.   
         7. Panen
Moment yang paling ditunggu adalah panen padi siap dipanen manakala sudah memenuhi target waktu sesuai dengan varietas yang kita tanam. Atau penampilan secara fisik adalah seluruh malai sudah menguning, itu normalnya.

Karena terkadang ada saat dimana petani harus panen dini, misal ketika padi roboh padi biasanya dipanen lebih awal untuk menghindari kerugian lebih banyak (semoga kita terhindar dari hal tersebut).
Tidak ada tips khusus tentang tata cara panen, hanya usahakan panen agak siang agar embun yang menempel di gabah sudah sedikit mengering. Hal tersebut bertujuan agar proses gabah pengeringan lebih mudah, atau jika dijual langsung akan mendapat harga yang lebih tinggi.

Jadi Dari artikel yang panjang ini apa kesimpulannya? Pertanian dalam hal ini tanaman padi merupakan sebuah proses yang saling berkait dari mulai memilih benih. Suatu metode tanam ketika diterapkan dalam lahan yang sama dalam waktu yang berbeda belum tentu akan mendapatkan hasil yang sama. Selalu mengamati, catat dan jangan takut berinovasi untuk mendapat hasil terbaik. 

padi siap panen
Gambar padi siap panen
Advertisement
Cara Praktis Tanam Padi