Alasan Metode Jajar Legowo Sulit Diterapkan

Metode tanam Jajar Legowo sampai saat ini masih jarang diterapkan, meski berdasarkan informasi metode ini berpotensi dapat meningkatkan hasil panen hingga 10 %, Jajar legowo berarti  “Legowo” di ambil dari bahasa jawa yang berasal dari kata “Lego” yang berarti Luas dan “Dowo” yang berarti panjang. Tujuan utama dari Tanam Padi dengan Sistem Jajar Legowo yaitu meningkatkan populasi tanaman dengan cara mengatur jarak tanam dan memanipulasi lokasi dari tanaman yang seolah-olah tanaman padi berada di pinggir (tanaman pinggir) atau seolah-olah tanaman lebih banyak berada di pinggir. Tetapi, kenyataannya metode ini masih sulit diterapkan di kalangan petani, bahkan sampai harus ada program subsidi bagi yang mau menerapkan metode tanam jajar legowo ini.

Mengapa metode tanam ini sulit diterima petani, berikut Kendala-kendala yang menyebabkan  metode jajar legowo sulit diterapkan;
  1.  Mahalnya biaya tanam jika dibanding metode konvensional

Sebagai gambaran, metode konvensional pada musim biaya tanamnya mencapai 850.000 per hektar, ditambah dengan biaya makan pasti perhektar mencapai 1000.000. sementara jika dengan metode jajar legowo, biaya tanam mencapai 1.400.000

    2.  Hasil panen yang belum pasti

Dari segi hitungan, baik jika menghitung populasi tanam dan pola tanam yang memungkinkan semua tanaman mendapat pasokan udara dan sinar matahari yang cukup maka metode ini diyakini bisa meningkatkan hasil panen padi hingga 10 persen. hanya saja dari beberapa kali demplot, metode jajar legowo di desa saya ternyata tidak bisa memperoleh hasil sesuai yang diharapkan. Kalaupun ada peningkatan, peningkatan tersebut bisa dicapai dengan metode tanam biasa.

Tetapi saya pribadi mengakui bahwa dengan metode tanam jajar legowo, memudahkan kontrol (pengamatan) terhadap tanaman padi dan memperlancar proses perawatan. Akhirnya dengan alasan tersebut pada musim tanam ini perjarak 3 meter dibuat jalur buat perawatan tanaman. 
Sampai saat ini, manfaat yang saya rasakan adalah mudahnya menjangkau bagian tengah lahan, tanpa harus menginjak tanaman padi, sedangkan untuk hasil panen apa ada perubahan dari sebelumnya tentu harus menunggu 3 bulan lagi.
tanam jajar legowo

tanam jajar legowo

Irigasi Modern untuk Tanaman Padi

Selama ini irigasi untuk tanaman padi yang diterapkan oleh petani tradisional adalah menggunakan sungai yang terbagi saluran primer, saluran sekunder, saluran tersier dan saluran kuarter. dan kebanyakan dari jaringan irigasi tersebut merupakan peninggalan belanda yang kondisinya tentu ada yang sudah waktunya direhabilitasi. Kondisi saluran irigasi yang kurang layak tersebut menyebabkan pengairan tanaman menjadi tidak efisien, dalam video berikut contoh sistem irigasi yang mungkin bisa diterapkan. Meski dalam skala kecil, petani tradisional kita sudah menerapkan pengairan menggunakan selang plastik dengan ukuran yang tidak sebesar yang terlihat di dalam video berikut.


"Peran" Pengoplos Pupuk dalam Pertanian Organik

Tertangkapnya beberapa pelaku pengoplos pupuk akhir-akhir ini, selain menimbulkan kegeraman di hati petani ternyata juga mampu menimbulkan hal positif. Berawal dari keluhan seorang petani ketikan pada musim tanam kali ini, ternyata untuk mencapai pertumbuhan padi seperti musim sebelumnya dibutuhkan jumlah pupuk yang lebih banyak. Faktor lambatnya perkembangan padi setelah dipupuk dan tampilan fisik pupuk yang tidak mudah larut (jenis NPK), menjadikan Petani ini terus menambah jumlah pupuk yang diaplikasikan pada tanaman padinya.

Meski belum tentu penyebab dari meningkatnya kebutuhan pupuk adalah kualitas pupuk yang menurun, tetapi karena akhirnya ada pengoplos pupuk yang tertangkap maka sangat wajar jika timbul kecurigaan bahwa pupuk yang beredar di kalangan petani ada yang sudah dioplos. Terlebih berdasarkan berita pelaku Pengoplos pupuk yang tertangkap adalah pemain lama yang sudah berulang kali tertangkap dengan kasus yang sama, dan tragisnya beberapa hari setelah ditangkap ternyata pelaku tersebut sudah bersantai di rumah. maka tentu tidak salah jika petani semakin tidak yakin akan kualitas pupuk yang dibelinya.

Hanya saja sudah menjadi sifat kebanyakan petani yang tidak banyak protes, karena protes pun tidak tau kemana harus protes maka solusi termudahnya adalah petani menghindari jenis pupuk yang sering dioplos dan yang menggembirakan petani dengan sadar mulai ada keinginan menggunakan produk-produk pupuk organik. 

Kita sepakat tindakan mengoplos pupuk merupakan tindakan jahat yang merugikan petani dan harus ditindak tegas, tapi jika akhirnya membuat petani secara sadar beralih menggunakan pupuk organik ,mungkin kita bisa memberikan "Award" bagi pengoplos pupuk. 

Menggunakan Traktor untuk Lahan Rawa

Sepanjang saya bertani, penggunaan handtraktor baik yang model sejenis G-1000 atau yang sejenis dan yang type Rotary, pengguna pasti berjalan di belakang traktornya. Tapi di video berikut handtraktor jenis Rotary ternyata bisa dikendarai dengan nyaman.Mungkin jenis traktornya yang berbeda dengan yang biasa digunakan petani di daerah saya ataukah pembajaknya yang lihai...


Mesin Panen Padi untuk Padi Roboh

Saat padi roboh menjelang panen, yang biasanya terjadi karena hujan deras disertai angin dan kondisi batang padi yang tidak terlalu kokoh, merupakan kondisi yang kurang menguntungkan bagi petani. Butuh banyak biaya tambahan yang harus dikeluarkan. Biaya tersebut diantaranya ongkos tenaga kerja untuk mendirikan batang padi. Tetapi jika panen sudah tidak terlalu lama padi memang tidak perlu didiriak lagi, hanya saja jika panen dalam kondisi roboh maka ongkosnya tentu akan lebih mahal.
Tapi dengan mesin panen padi berikut, sepertinya permasalahan tersebut dapat diatasi.
 

Cara Gila Membajak Lahan Pertanian

Sebuah video modifikasi hand tractor dijadikan "kendaraan" pembajak roda tiga. jika disempurnakan bisa mengefisiensikan proses olah tanah. Dan sepertinya kegiatan membajak lahan sawah terlihat begitu menyenangkan

[Video] Drag Tractor. Adu Cepat Tractor Di Lintasan balap

Traktor yang biasanya dibuat membajak sawah ternyata bisa dijadikan alat penyalur hoby balap, dalam video berikut tampak sebuah pick-up sedang adu kecepatan dengan sebuah hand tractor. Bisa ditiru jika sedang gak ada kegiatan membajak nihh..

[Video] Mesin Pembuat Guludan

Dalam bertani Membuat guludan merupakan proses olah tanah yang cukup lama, Tapi dengan mesin berikut kegiatan tersebut akan lebih mudah, cepat dan rapi.

Varietas Padi Tahan Banjir temuan IRRI

Banjir adalah bencana alam yang kerap terjadi. Dalam pertanian, petani sering dihadapkan dengan kendala alam ini. selain curah hujan yang tinggi, sistem drainase yang kurang bagus menjadi penyebab utama terjadinya banjir di lahan pertanian. Pada usia padi yang muda ketika ketinggian tanaman masih dibawah 20 cm, resiko tanaman padi mati akibat tergenang air menjadi sangat tinggi.

Untuk mengurangi kerugian petani akibat banjir, IRRI mengembangkan varietas padi yang toleran terhadap penggenangan air lebih dari dua minggu.  

Berbagai padi yang tahan terhadap rendaman air selama dua minggu telah dikembangkan oleh IRRI. Melalui pemuliaan konvensional, ilmuwan menjelajahi banyak negara yang memiliki keragaman varietas padi untuk menemukan padi yang memiliki tolerasi tinggi terhadap penggenangan. Setelah gen (disebut gen Sub1) ditemukan, gen itu dimasukkan ke dalam varietas padi yang biasa dibudidayakan di negara-negara  Asia.

Beberapa varietas dengan "scuba" gen telah dirilis ke India, Bangladesh, Filipina, Indonesia, Myanmar, Laos, dan Nepal. Gen ini juga sedang ditransfer ke varietas populer di Afrika. Meski IRRI telah menemukan Varietas padi tahan banjir tapi masih perlu banyak waktu untuk mengembangkan menjadi sesuai yang diharapkan.

"Beras Pecah Kulit" Makanan Diet alami

makanan diet alami
Pola hidup sehat merupakan gaya hdup yang mulai diterapkan oleh sebagian besar masyarakat indinesia dewasa ini. tidak hanya bagi masyarakat perkotaan, bagi masyarakat yang tinggal di pedesaan pola hidup sehat mulai banyak diterapkan. hal ini disebabkan semakin banyaknya kasus-kasus kesehatan yang dulu hanya dijumpai pada masyarakat yang tinggal di perkotaan kinipun sudah lazim ditemui terjadi pada masyarakat yang tinggal di pedesaaan. 

Salah satu penyakit yang harus diwaspadai generasi sekarang adalah Diabetes, dan salah satu cara mencegah penyakit ini adalah dengan mengkonsumsi makanan yang kaya serat. 
Serat berfungsi memperlambat absorpsi karbohidrat ke dalam darah sehingga menstabilkan kadar gula darah. dan makanan diet alami yang mudah didapatkan untuk penderita diabetes adalah Beras Pecah Kulit, Beras pecah kulit (dalam bahasa Inggris disebut brown rice) hanya membuang lapisan terluar (gabah), sehingga kandungan zat gizi yang kaya pada kulit ari-nya (kulit terluar beras) masih utuh.

Proses penggilingan dan pemolesan padi (sosoh/selip) berbagai varietas sampai menjadi beras berwarna putih ternyata telah menghilangkan sekitar 80% vitamin B1, 70% vitamin B3 , 90% vitamin B6, 50% mangan (Mn), 50% fosfor (P), 60% zat besi (Fe), 100% serat, dan asam lemak esensial. Pada akhirnya yang tersisa hanyalah beras berwarna putih bersih dan hanya mengandung karbohidrat saja, padahal seharusnya beras merupakan bahan makanan yang kaya vitamin, mineral, serat, dan asam lemak esensial.

Brown rice mengandung Selenium (Se) merupakan mineral yang berfungsi penting dalam mencegah timbulnya keganasan, metabolisme tubuh, anti-oksidan, dan berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh. Selenium merupakan komponen enzim glutathione peroxidase yang berperan penting dalam proses detoksifikasi di hati.

Asam lemak esensial yang terkadung pada brown rice dapat menurunkan kolesterol LDL (bad cholesterol) sampai 7%. Ditambah kandungan serat, Mg dan vitamin B, maka brown rice juga melindungi terhadap penyakit kardiovaskuler.

Brown rice juga kaya fitonutrien yang merupakan anti-oksidan misalnya quercetin, curcumin, ellagic acid, catechins, dan sebagainya. Lebih dari 80% fitonutrien terdapat pada kulit ari, maka proses penggilingan dan pemolesan telah membuang sebagian besar fitonutrien.
Sebenarnya untuk mendapatkan makanan diet alami sangatlah mudah terutama bagi petani, cukup dengan mengubah pola pikir. dari pemikiran beras terbaik adalah beras yang putih bersih menjadi beras coklat.
Semoga bermanfaat
Sumber :bumiganesa.com

Tips Memilih Traktor yang Ideal Untuk Pertanian

Setelah mengetahui Jenis jenis Traktor untuk usaha pertanian, lalu bagaimana kita menentukan traktor mana yang harus kita pilih untuk menjalankan usaha pertanian kita?

Untuk menentukan traktor mana yang kita pilih, salain besaran anggaran dana, yang tak kalah penting adalah kondisi lahan dimana traktor tersebut akan digunakan. 
Untuk lahan pertanian di dataran rendah, pemilihan traktor sejenis G 1000 menjadi pilihan yang tepat selain harganya yang lebih murah konsumsi bahan bakarnya lebih irit jika dibanding dengan yang tipe Rotary.  Dan karena bentuknya yang simple traktor jenis ini sangat mudah untuk pindah antar lahan. Sedangkan kelemahannya adalah jika lahan pertaniannya agak berlumpur dan ada sisa jerami di lahan tersebut, bisa dipastikan alat bajaknya akan mudah tersangkut.

Pilihan kedua adalah Traktor jenis Rotary, traktor yang didesain untuk segala medan. Bisa digunakan untuk olah tanah lahan padi, membuat Guludan untuk tanaman jagung, atau membuat bedegan untuk tanam kacang. Sedangkan kelemahan traktor jenis ini adalah Konsumsi BBM yang lebih banyak, butuh mesin diesel kualitas terbaik karena tingginya putaran mesin (traktor Merk Quick). Dengan desainnya yang berat traktor ini sedikit mengalami kesulitan untuk pindah antar lahan pertanian. Bahkan untuk lahan yang sangat berlumpur, traktor ini cenderung mudah terbenam dalam lumpur.
memilih traktor pertanian

Dari sedikit gambaran diatas tentu kita bisa memilih traktor mana yang ideal untuk lahan pertanian kita.
Semoga bermanfaat..

Jenis-jenis Traktor Untuk Usaha Pertanian

Dalam usaha pertanian tentu kita tidak lepas dari peran mesin traktor. Dulu pada tahun 1985, ketika pertama kali traktor diperkenalkan untuk menggantikan bajak bertenaga sapi atau kerbau sebagian besar petani menolaknya dengan segala alasan. Tapi seiring waktu, peran mesin traktor dalam usaha pertanian menjadi tak tergantikan baik sebagai alat angkut ataupun fungsi utamanya sebagai alat pengolah tanah.

Berikut ini adalah beberapa jenis Traktor yang biasa digunakan petani dalam usaha pertaniannya. Data diambil dari http://www.quick.co.id/

CAPUNG METAL
- Mesin penggerak motor bensin dengan tenaga 6.5 HP
- Sangat cocok untuk lahan sempit karena radius belok kecil dan ringan dikendalikan
IMPALA
- Mesin penggerak diesel atau motor bensin dengan tenaga 6.5 HP
- Jagonya manjat, sangat cocok digunakan pada lahan terasering
G 600
- Mesin penggerak diesel dengan tenaga 6.5 HP
- Lincah dan gesit, cocok digunakan pada lahan sempit
KIJANG
- Mesin penggerak diesel dengan tenaga 8.5 HP
- Konstruksi lebuh ringan & lincah, cocok digunakan untuk mengolah lahan yang dalam
E 85
- Mesin penggerak diesel dengan tenaga 8.5 HP
- Ringan bertenaga, mudah dioperasikan untuk mengolah lahan basah atau kering
TL 800
- Mesin penggerak diesel dengan tenaga 8.5 - 11.0 HP
- Awet dan tangguh, tanpa sistem pembelok (kopling kemudi), cocok digunakan untuk lahan berukuran luas
G 1000 (best selling)
- Mesin penggerak diesel dengan tenaga 8.5 - 11.0 HP
- Kuat dan awet, sangat cocok dan tangguh digunakan untuk mengolah lahan kering maupun basah
G 1000 BOXER (recomended)
- Mesin penggerak diesel dengan tenaga 8.5 - 11.0 HP
- Hebatnya makin hebat, stabil, perawatan mudah, dan cocok untuk mengolah lahan basah maupun kering
G 1000 VAGANZA
- Mesin penggerak diesel dengan tenaga 8.5 - 11.0 HP
- Tampilan gagah, serta cocok digunakan untuk mengolah lahan basah maupun kering
M 1000 ALFA
- Mesin penggerak diesel dengan tenaga 8.5 - 11.0 HP
- Multispeed (2 kecepatan maju dan 1 kecepatan mundur), cocok digunakan sebagai alat transportasi dan alat angkut (ditambah trailer atau gandengan)
G 3000 ZEVA
- Mesin penggerak diesel dengan tenaga 8.5 - 11.0 HP
- Tampilan mewah dan cantik, serta cocok digunakan pada lahan basah maupun kering
ZENA ROTARY
- Mesin penggerak diesel dengan tenaga 8.5 - 11.0 HP
- Andalan petani modern, kuat, stabil, dan bertenaga untuk membajak, rotary, maupun membuat guludan atau bedengan


Selain traktor diatas ada satu traktor yang terkadang digunakan petani untuk olah tanah yaitu traktor besar untuk mengolah lahan dengan area yang luas, semisal pengolahan tanah untuk menanam tebu.