Polusi Akibat Pertanian Lebih Parah dari Perkiraan

Kotoran ternak dan pupuk melepaskan amonia ke atmosfer. Di udara, amonia bercampur dengan emisi lain dan membentuk partikel berbahaya

.

Dari sebuah studi yang didanai oleh NASA, polusi amonia dari sumber-sumber pertanian ternyata menghadirkan dampak kesehatan yang lebih besar dari perkiraan sebelumnya.

Menggunakan pemodelan komputer, termasuk pemodelan reaksi kimia di atmosfer milik NASA, Fabien Paulot dan Daniel Jacob, peneliti asal Harvard University, Amerika Serikat mencoba memahami bagaimana amonia berinteraksi di atmosfer dan membentuk partikel material berbahaya.

Simulasi ini membantu para ilmuwan memperkirakan biaya kesehatan akibat polusi udara terkait produksi makanan untuk ekspor, sebuah sektor pertanian yang terus tumbuh, dan merupakan sumber surplus perdagangan.

"Biaya adalah konsep eknomi untuk mengukur berapa orang bersedia untuk membayar demi menghindari risiko," kata Paulot. "Studi ini digunakan untuk mengetahui biaya yang dibebankan pada masyarakat, tetapi juga mampu mengevaluasi manfaat pencegahan," ucapnya.

Dari riset yang dilakukan Paulot dan Jacob, biaya kesehatan terkait emisi amonia dari ekspor pertanian mencapai 36 miliar dolar AS per tahun (sekitar Rp409 triliun). Angka ini sekitar separuh dari keuntungan yang didapat dari ekspor pertanian.

Dengan kata lain, dari studi yang dilaporkan di jurnal Environmental Science & Technology, setiap kilogram amonia yang dihasilkan, biaya kesehatan yang harus dikeluarkan mencapai 100 dolar AS (sekitar Rp1,136 juta). Sebelumnya, US Environemntal Protection Agency memperkirakan biaya kesehatan yang harus ditanggung akibat 1 kilogram amonia hanya sekitar 47 dolar AS per kilogram.

Kotoran ternak dan pupuk untuk tanaman melepaskan amonia ke atmosfer. Di udara, amonia bercampur dengan emisi lain dan membentuk partikel mikroskopik atau particulate.

Particulate ini menghadirkan risiko kesehatan besar, apalagi mereka yang memiliki ukuran lebih kecil dari 2,5 mikrometer atau sekitar 1/30 lebar rambut manusia. Ia bisa terhirup masuk ke dalam tubuh dan tertimbun jauh di dalam paru-paru. Paparan jangka panjang terhadap particulate ini bisa memicu penyakit paru-paru, jantung, dan bahkan berujung pada kematian.

Sumber :Muhammad Firman http://nationalgeographic.co.id

Benih Ikan Lele Siap Order

benih ikan lele
Bagi petani ikan Lele, yang berdomisili Nganjuk dan sekitarnya. Telah tersedia benih ikan Lele berbagai ukuran. segera hubungi kelompok pembenih ikan "Sumber Hidup" Hp 085259600996. Hendro

Pengalaman Pertama Mencicipi Beras Hitam

padi hitam


Dari yang kubaca tentang manfaat beras hitam, muncul rasa penasaran yang mendalam baik tentang bagaimana rasanya, ada yang menyebut bercitarasa bangsawan dan manfaatnya, katanya dengan beberapa kali mengkonsumsi sudah badan terasa lebih segar.

Satu waktu ada seorang teman, dia adalah penggiat pertanian organik mengatakan mendapat benih padi hitam dari malang. Dan dia menanamnya pada musim kemarau.

Setelah kurang lebih 3,5 bulan. dan padi hitampun siap panen. hasilnya tidak terlalu banyak mungkin karena ditanam pada musim kemarau, juga padi hitam temanku banyak dimakan burung, dari yang saya dengar padi hitam lebih disukai burung.

Akhirnya saya menyempatkan beli beras hitam sebanyak 10 kg. Setelah sampai di Rumah ibu langsung memasak dengan cara seperti ibuku memasak nasi beras putih. dan yang terjadi adalah nasi tetap terasa keras (cenderung tidak matang) meski dimasak lagi selama 10 menit dan ditambah air. Dan rasanya kalo boleh dibilang lebih hambar dari yang aku bayangkan. apa citarasa bangsawan hambar kayak gini ya? Agak sedikit enak jika beras hitam ini dimasak dengan beras putih.

Setelah berbagai cara memasak dilakukan tetap saja ibuku tidak bisa membuat nasi beras hitam jadi pulen, sedap dan wangi, akhirnya beras hitam tersebut digiling dan dimasak sebagai bubur, bisa empuk tapi rasanya kok tetap kurang sedap. baru bisa merasakan enaknya beras hitam ketika tepung beras hitam tadi digunakan sebagai bahan dasar pembuatan Nogosari.

Yang jadi pertanyaan, apa beras hitam yang saya konsumsi bukan dari varietas beras hitam yang punya citarasa "Bangsawan" dengan tekstur yang lembut, pulen dan beraroma wangi?  bahkan ada tetangga yang memvonis bahwa beras hitamku adalah ketan hitam, jika dilihat dari lamanya waktu memasak. Dan ternyata beberapa petani lain yang menanam padi hitam juga mengalami hal serupa. Ataukah memang begitu rasa beras dari padi hitam.

 Sumber gambar  : http://historydistribution.blogspot.com


Air Panas Desa Gondang Wetan

sumber air panas kabupaten nganjuk
Pada awalnya sekelompok petani sedang membuat sumur bor untuk pertanian, ketika sampai kedalaman 250 meter yang keluar adalah air panas. dan jadilah wisata air panas "Sumur Berkah, desa Gondang Wetan, kecamatan jatikalen, Kabupaten Nganjuk.

Manfaat Pohon Cangkring


Setelah merasa badan pegal-pegal selama tiga hari, sebelumnya aku anggap kecapean biasa. karena beberapa hari ini intensitas internetanku agak meningkat :). Tepat pagi hari keempat, aku terbangun dengan satu bintik memerah di dahi yang rasanya sedikit sakit, dan sorenya bintik kecil itu ada airnya. iseng aku pencet aja sampai pecah. Anehnya setelah pecah kok gak segera kering dan keesokan paginya puluhan bintik kecil berair muncul lebih banyak. Baru sadar "aku kena Cacar Air!!"

Tak perlu menunggu lama aku langsung ke Dokter dan hasilnya aku libur mandi selama 1 minggu. Dua hari minum obat dari Dokter bintiknya masih aja muncul meski tidak sebesar sebelumnya.  Sorenya Ayahku bawa daun penuh duri kecil, katanya daun Cangkring. daun yang dipercaya bisa mengobati cacar air. Pohon cangkring atau dadap yang memiliki nama latin
Erythrina variegata  memiliki pohon yang berukuran sedang, mencapai tinggi 15–20 m dan gemang 50–60 cm. Bagian kulit batang yang masih muda dan halus bergaris-garis vertikal hijau, abu-abu, coklat muda atau keputihan; batang biasanya dengan duri-duri tempel kecil (1–2 mm) yang berwarna hitam. Tajuknya serupa payung atau membulat renggang, menggugurkan daun di musim kemarau.
Daun-daun dadap yang muda dapat digunakan sebagai sayuran. Daun-daun ini berkhasiat membanyakkan susu ibu, membuat tidur lebih nyenyak, dan bersama dengan bunganya untuk melancarkan haid. Cairan sari daun yang dicampur madu diminum untuk mengobati cacingan; sari daun dadap yang dicampur minyak jarak (kasteroli) digunakan untuk menyembuhkan disentri. Daun dadap yang dipanaskan digunakan sebagai tapal untuk meringankan rematik. Pepagan (kulit batang) dadap memiliki khasiat sebagai pencahar, peluruh kencing dan pengencer dahak. Bijinya agaknya beracun.


Namun demikian, laporan terbaru pada tahun 1980-an menunjukkan di mana daun, batang, buah, dan akar dadap mengandung racun yang bernama asam hidrosianida. Racun yang lainnya yang ditemukan adalah eritrina. Dalam bijinya, ditemukan alkaloid eritralin dan hipaforin. Dalam sebuah tes pada seekor kodok, ditemukan kodok tersebut menjadi sangat aktif dan banyak bergerak. Namun, dalam salah satu turunannya (derivative-nya), apabila terminum dalam dosis yang banyak, dapat menyebabkan kelumpuhan. 


Memiliki kandungan protein (dan nitrogen) yang tinggi, daun-daun dadap juga dimanfaatkan sebagai pakan ternak atau untuk pupuk hijau. Sebatang pohon dadap yang berukuran sedang, yang dipangkas 3-4 kali setahun, dapat menghasilkan 15-50 kg hijauan pakan ternak dalam setahunnya. Sejauh ini, daun-daun dadap diketahui tidak bersifat racun (toksik) bagi ternak ruminansia. Perakaran dadap bersimbiosis dengan bakteri Bradyrhizobium mengikat nitrogen dari udara, dan meningkatkan kesuburan tanah. Namun demikian, dadap dapat digunakan sebagai pemberantas serangga
Setelah dua kali mandi dengan rebusan daun cangkring bintik berisi air langsung pecah dan mulai mengering dan tidak ada bintik baru, tapi sayang bintik pertama yang di dahi, yang aku pencet sampai sekarang meninggalkan bekas. Dari keterangan yang kuambil dari wikipedia diatas, ternyata pohon cangkring juga memilki manfaat lebih untuk pertanian.  Hanya saja belum dikembangkan, atau memang petani sekarang inginnya hal yang praktis jadi pertanian yang berbasis kearifan lokal atau istilah kerennya Pertanian Organik memang belum menarik dijadikan gaya bertani petani di sekitarku.

manfaat Pohon Cankring

 sumber:wikipedia


Prabowo: Masalah Pertanian Lebih Penting dari Ekonomi

Prabowo Subianto mengatakan bahwa keberadaan pertanian sangat strategis bagi kehidupan bangsa, sehingga permasalahannya lebih penting dari ekonomi. "Masalah pertanian lebih penting dari ekonomi, strategis bagi bangsa, ketahanan bangsa, karena produksi akhir pertanian adalah pangan. Tanpa pangan tidak ada peradaban," ujar calon presiden yang diusung Partai Gerindra itu, dalam dialog tokoh "Mewujudkan pembangunan pertanian yang berkedaulat dan mensejahterakan" di Kampus IPB Dramaga, Bogor, akhir pekan ini.

Menurut Prabowo, pentingnya sektor pertanian sehingga menjadikan keberadaan IPB dan fakultas pertanian lainnya di Indonesia juga sangat strategis. Prabowo sangat bangga dengan hasil riset yang dihasilkan oleh IPB yang sangat banyak dimana 1/3 inovasi di Litbang Indonesia berasal dari IPB.

"Dengan adanya IPB dan fakultas pertanian di Indonesia, bisa memandang masa depan dengan optimis untuk menghasilkan trobosan-trobosan Iptek," ujar Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra tersebut, seperti dikutip Antara.

Menurut purnawirawan perwira tinggi bintang tiga TNI AD itu, pertanian tidak hanya pangan tapi juga perikanan, peternakan dan juga agro industri yang harus berdaulat.

Terkait lahan pertanian yang semakin menyempit, Prabowo menilai perlu ada aturan-aturan tata ruang yang ketat yang harus menjaga agar lahan pertanian tetap dipertahanankan.

Ia mengatakan, dibeberapa negara, Undang-Undang pertanian dilindungi. Hal tersebut juga harus dilakukan oleh Indonesia. Sehingga perlu political will, mengingat banyak pejabat poltik yang berfikir pendek.

Prabowo mengatakan, terjunnya ia ke politik untuk mempertahankan keunggulan Indonesia dibidang pertanian.

"Karena pembangunan bangsa berpusat pada pertanian. Kebangkitan ekonomi Indonesia harus bersandar pada pertanian. Industri juga harus bersandar pada pertanian, kalau industri maju pertanian juga," ujar mantan Komandan Jenderal Kopassus TNI AD itu.

Prabowo hadir sebagai tokoh nasional yang diundang oleh Direktorat Kajian Strategis Kebijakan Pertanian (KSKP) IPB dalam dialog tokoh dengan tema "Mewujudkan pembangunan pertanian yang berkedaulatan dan menyejahterakan".

"Kami mengundang Prabowo sebagai Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), yang diharapkan sumbangsi pemikiran-pemikirannya dalam mewujudkan pembangunan pertanian yang berdaulat dan mendorong peran IPB bagi sektor pertanian," ujar Rektor IPB Prof Herry Suhardiyanto. (TMA)

sumber : http://red.gatra.com

Pengaruh pH Terhadap Kesuburan Tanah

Suatu pagi yang agak mendung, beberapa petani berkumpul di tepi sawah Pak Budi. mereka sedang mendengarkan keluh kesah Pak Budi mengenai lahan sawahnya yang membutuhkan pupuk lebih banyak dibandingkan sawah sebelahnya,(dengan luasan yang sama). memang jika dilihat, terlihat tanaman padi Pak Budi agak kuning dan jumlah anakan perrumpun lebih sedikit.




pengaruh ph terhadap kesuburan tanahTeringat penyuluhan kemarin tentang kadar keasaman tanah, dimana dijelaskan bagaimana ph tanah mempengaruhi kesuburan tanah.

Nilai pH menunjukkan banyaknya konsentrasi ion hydrogen (H+) di dalam tanah. Makin tinggi kadar ion H+ di dalam tanah, semakin masam tanah tersebut. Di dalam tanah selain H+ dan ion-ion lain ditemukan pula ion OH-, yang jumlahnya berbanding terbalik dengan banyaknya H+. Pada tanah-tanah yang masam jumlah ion H+ lebih tinggi daripada OH-, sedang pada tanah alkalis kandungan OH- lebih banyak daripada H+. Bila kandungan H+ sama dengan OH- maka tanah bereaksi netral yaitu mempunyai pH = 7 (Hardjowigeno, 2003)
Dengan bahasa sederhananya jika pH tanah tidak bernilai 7, maka proses tukar ion akan terganggu, dan masih menurut penyuluh dengan terganggunya proses tukar ion maka tanaman terrlihat kurang subur meski jumlah pupuk yang dipakai lebih banyak.  Berdasarkan hal itu kami menyarankan Pak budi mengambil sampel tanah sawahnya untuk dilakukan uji tanah agar diketahui berapa nilai pH tanah sawahnya.

Akhirnya Pak Budi mengambil contoh tanahnya dari 5 titik dan membawa ke sebuah toko pertanian yang memiliki alat uji pH meski ternyata ada cara sederhana untuk menguji ph tanah, baru tahu. Memang untuk hasil akurat harus dengan alat uji tanah tapi jika alat itu tidak ada bisa dicoba dengan kertas lakmus atau kunyit, caranya :
  1. Ambil kunyit sebesar jari telunjuk
  2. Potong jadi dua
  3. Salah satu potongan kunyit tadi, masukkan kedalam tanah basah yang akan kita ukur pH nya
  4. Tunggu sampai kira-kira setengah jam (30 menit)
  5. Ambil kunyit tesebut dan lihat warna bagian potongan kunyit tersebut
  6. Jika warna bagian yang terpotong tadi pudar berarti tanah kita asam.
  7. pH tanah kita netral jika hasil potongan tadi berwarna tetap cerah.
  8. Akan tetapi jika warna kunyit tadi biru berarti tanah kita cenderung basa.
(http://infohikmatuliman.wordpress.com/)

Setelah dilakukan uji ph ternyata diketahui lahan sawah Pak Budi rata-rata bernilai 5 dan ditoko tersebut sudah ada tabel berapa banyak kapur pertanian yang dibutuhkan untuk menetralkan pH tanahnya. kalau tidak salah hampir dua ton untuk lahan seluas seperempat ha.

Itu adalah cerita dua tahun lalu, dan sekarang kebutuhan pupuk dilahan sawah pak Budi terlihat wajar dan hasil panenpun meningkat. 




Manfaat Abu Vulkanis Bagi Pertanian


abu vulkanis gunung kelud
Letusan Gunung Kelud yang baru saja terjadi, mengakibatkan hampir separuh pulau jawa tertutup abu vulkanis, tidak terkecuali kota  Nganjuk. Beruntungnya meski, letak kota Nganjuk cukup dekat dengan gunung kelud ternyata jumlah abu vulkanis yang sampai di kota Nganjuk relatif sedikit, jika dibanding dengan kota lain yang lebih jauh.

Meski kandungan abu vulanis gunung Kelud masih diteliti, tapi secara umum kandungan Abu vulkanik Yang paling dominan adalah silika, aluminium, kalsium, dan besi. Jadi meski pada saat awal memiliki dampak buruk bagi tanaman karena kadar keasaman abu vulkanik sekitar 4-4,3 yang akan mempengaruhi kesuburan tanah karena akan menurunkan kadar keasaman tanah. tetapi dalam jangka panjang, unsur yang terkandung di dalam abu vulkanik akan memberikan dampak yang sangat positif bagi peningkatan produktivitas tanah.

Seperti yang disebutkan diatas unsur yang paling dominan adalah silika, menurut beberapa sumber silicate memainkan peranan penting untuk memegang nutrien dan air dalam tanah. silicate dapat meningkatkan tahap “cation exchange capacity” (cec) di dalam tanah. ia mampu menyerap dan menyimpan pupuk yang ditaburkan ke atas tanah seperti potassium, calcium, magnesium, ammonia dan lain-lain nutrien agar tersedia apabila di perlukan oleh tanaman. cation exchange capasity (cec) adalah sukatan jumlah nutrien bercas positif yang dapat disimpan di dalam tanah liat dan humus. tanaman akan melepaskan ion hidrogen untuk ditukarkan dengan nutrien yang diperlukan seperti calcium, magnesium, dan potassium dari tanah liat atau humus.

Penggabungan pupuk kimia n.p.k dengan pupuk silikon mampu mengurangkan kehilangan nutrien akibat daripada pemeruwapan, larian permukaan dan larut resap. silicate juga dapat mengurangkan ancaman toksik aluminium dengan mengikatkan aluminium kepada bentuk aluminosilicate yang kurang bertoksik di dalam tanah.

Selain itu Silikat juga dapat meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit.

Semoga erupsi Gunung Kelud membawa berkah bagi petani


Berbagi sumber

Atap Gedung, Pilihan Terakhir Lahan Pertanian Di Kota

Beberapa saat lalu menteri pertanian Suswono mengusulkan menggunakan atap untuk digunakan sebagai lahan pertanian, hal ini merupakan respon dari masalah semakin berkurangnya lahan pertanian di kota dan diharapkan sekaligus bisa memecahkan masalah lingkungan kota besar. yaitu semakin langkanya ruang terbuka hijau.

Sebuah ide bagus yang menyelesaikan dua permasalahan dengan satu solusi, meski agar maksimal dukungan semua fihak sangat dibutuhkan.

Sebenarnya pertanian yang menggunakan atap gedung sebagai lahan bukanlah hal baru, tercatat pada tahun 2008, dua anak perusahaan telekomunikasi Jepang NTT mulai mengembangkan pertanian di Atap gedungnya.

pertanian di atap

Sebagai kota besar yang memiliki masalah yang klasik, lahan pertanian yang berkurang, Mutu udara yang buruk tentu pemilihan menambah jumlah lahan pertanian menjadi solusi yang terbaik. seperti terlihat pada gambar diatas, tampak dua orang perkerja sedang merawat tanaman ubi. Menurut NTT Proyek yang bernama "Green Potato" memberikan dampak yang positif, mulai menurunnya suhu ruangan gedung dibawahnya saat musim panas. Daun Ubi yang lebar mampu menutupi seluruh permukaan atap gedung, sehingga panas matahari tidak langsung mengenai beton gedung.

Manfaat selanjutnya adalah terciptanya satu lapangan kerja baru, Bisa dibayangkan satu gedung yang atapnya diubah menjadi lahan pertanian membutuhkan 2 pekerja ( petani ) Jika seluruh pemilik gedung berpikir hal yang sama maka akan ada ribuan pemuda yang mendapat pekerjaan.

sweet potatoes.jpg

Bisakah diterapkan Di Indonesia? yang pasti seperti yang saya ungkapkan diatas butuh dukungan banyak pihak agar bisa mewujudkan pertanian diatap. atau kita jangan berpikir terlalu jauh membayangkan semua gedung di jakarta menggunakan Atapnya untuk lahan pertanian. Kita mulai dari lingkungan terkecil. satu keluarga memaksimalkan lahan pekarangannya untuk menanam, (tidak harus di Atap dan gak harus tanam ubi). dan manfaat pertama yang akan diperoleh adalah ketersediaan pangan bagi keluarga yang terjamin kesehatannya (tentu jika ditanam dengan konsep pertanian organik).

Bagaimana, siap menanami atap rumah anda?

sumber gambar : http://www.cityfarmer.info


Cara Meningkatkan Hasil Pertanian dengan Trichoderma


Hasil padi seringkali tidak maksimal akibat kurangnya pemupukan lahan. Penyebabnya antara lain sulitnya memperoleh pupuk dan harga yang cukup mahal jika tidak mengandalkan subsidi dari pemerintah.

Salah satu upaya untuk menggantikan pupuk kimia agar tanaman padi berhasil dan diharapkan mampu menaikkan hasil panen padi adalah dengan memanfaatkan jamur Trichoderma sp. yang dapat menguraikan jerami padi menjadi kompos(pupuk organik) yang selanjutnya ditebar di lahan sawah. Penggunaan Trichoderma sp. untuk kompos jerami padi dapat menurunkan biaya produksi tanaman karena harganya murah, bahkan dapat diproduksi sendiri oleh petani. Bibit Trichoderma sp. dapat diperoleh di UPTPH Dinas Pertanian, dapat juga dengan mencari jamur tersebut di lahan sawah setempat dengan memakai belahan buah kelapa yang ditutupkan ke tanah selama beberapa hari, jamur hijau yang muncul diantaranya adalah Trichoderma sp.


MANFAAT
Selain meningkatkan produksi padi, Trichoderma sp. juga dapat memperbaiki struktur tanah, memperbaiki daya ikat tanah dan daya ikat air, meningkatkan ketersediaan unsur hara, menguragi ancaman kekeringan, memperbaiki drainase dan tata udara mikro tanah, mengikat besi, membantu proses pelapukan bahan mineral, mengurangi pembakaran lahan, dan ramah lingkungan. Sebagai agen antagonis, Trichoderma sp dapat membantu melindungi tanaman dari berbagai penyakit yang diakibatkan oleh jamur/cendawan tular tanah seperti:
1. Layu Fusarium
2. Busuk buah Antraknosa Colletotrichum
3. Layu bakteri Pseudomonas solanacearum
4. Busuk pangkal batang Phytoptora sp.
5. dan lain-lain

UJICOBA DI KALBAR DAN KALSEL
Pemakaian kompos jerami padi di Desa Sei Itik Kecamatan Sei Kakap, Kabupaten Kubu Raya telah menunjukkan hasil panen lebih tinggi sekitar 30% - 40% dari pada pola konvensional. Dari satu hektar lahan sawah yang memakai Trichoderma sp dihasilkan padi sebanyak 3,6 hingga 4 ton GKP pada musim gadu, sementara lahan yang tidak memakai Trichoderma sp hanya menghasilkan 2,7 ton GKP. Jerami yang dikomposkan dengan Trichoderma sp mengandung nutrisi yang diperlukan tanaman padi yaitu unsur N, P, K yang biasanya didapat dari pupuk kimia. Peningkatan hasil padi dengan memakai Trichoderma sp juga tampak pada penanaman padi di Kalimantan Selatan yang telah menghasilkan sekitar 7 s/d 10 ton GKP per hektar.

CARA PERBANYAKAN STARTER Trichoderma sp PADAT
Petani dapat melakukan sendiri perbanyakan starter Trichoderma sp dengan cara sebagai berikut :
  1. Bahan. Bibit (starter Trichoderma sp F1, dapat diperoleh di UPTPH Distan), Beras 6 kg (untuk 1 hektar lahan), Alkohol, Air bersih, Kapas, Kantong Plastik, Lilin, Selotif dan Minyak tanah sebagai bahan bakar kompor.
  2. Alat : Ember, baskom, Staples, Kipasan, Dandang, Nyiur, Sendok, Centong dan kompor.
  3. Penyiapan Media. Beras direndam selama 30-60 menit, selanjutnya cuci sampai bersih kemudian ditiriskan lalu dikukus hingga setengah masak, angkat dan dinginkan.
  4. Pengantongan. Media (nasi setengah masak) yang telah dingin dimasukan kedalam kantong plastik, dibentuk gulungan kemudian diselotif, selanjutnya dimasukkan kedalam dandang untuk proses strerilisasi.
  5. Sterilisasi. Kukus media tersebut selama 2-3 jam, setelah itu angkat dan dinginkan.
  6. Inokulasi.Tularkan jamur Trichoderma sp dari tabung reaksi kedalam media beras kemudian tutup kemasan/kantong plastik dengan staples atau lilin. Perlu diperhatikan, proses inokulasi tersebut diusahakan dilakukan diruangan yang steril.
  7. Inkubasi. Susun kemasan yang berisi media dan Trichoderma sp secara berjajar dan simpan pada tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung, setelah 4-7 hari media akan ditumbuhi oleh jamur, pada awalnya berwarna putih kemudian berubah menjadi hijau, selanjutnya media siap diaplikasikan.
  
CARA APLIKASI/PEMAKAIAN
  1. Kumpulkan jerami yang akan dikompos (6 s/d 9 ton).
  2. Hamparkan jerami dengan ketinggian sekitar 20 - 30 cm.
  3. Ambil Starter Trichoderma sp yang sudah jadi, masukkan ke dalam air di ember dan diremas-remas, saring, isikan ke dalam gembor penyiram.
  4. Siramkan merata lapisan pertama jerami,
  5. Tutup lapisan pertama dengan jerami berikutnya, lalu siramkan lagi Trichoderma, demikian seterusnya hingga jerami habis.
  6. Biarkan jerami mengalami penguraian selama 2-3 minggu. Kompos jerami yang telah matang siap di padu dengan tanah di lahan sawah pada saat pengolahan tanah.
  7. Lahan siap ditanam tanpa perlu tergantung penuh pada pupuk kimia lagi. Pupuk Superphos / Sp-36 mungkin masih diperlukan sedikit untuk membantu kekurangan unsur P.
  8. Panen meningkat hasilnya dan biaya produksi menurun sehingga petani dapat menikmati hasil panen lebih baik dari sebelumnya.

UJI LABORATORIUM
Komposisi jerami padi yang diuraikan dengan Trichoderma sp telah diuji kandungannya di Laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Tanjung Pura Pontianak dengan hasil yang sangat baik, yang memberikan gambaran kandungan unsur N, P dan K pada kompos jerami padi.

sumber:http://cybex.deptan.go.id
sumber gambar :http://isroi.wordpress.com

Sawah Negara untuk Petani

undang-undang pertanian
Satu malam di Metro tv ada acara sentilan-sentilun, kebetulan menghadirkan bintang tamu menteri pertanian dan audien persatuan petani tebu. banyak hal yang diperbincangkan di acara itu, mulai masalah harga gula, lahan tebu, pupuk dan masalah-masalah lain dalam pertanian tebu.

Tapi ada satu hal yang menarik dari acara itu bagi saya, seorang petani. yaitu ketika menteri pertanian menjelaskan bahwa sudah ada undang-undang perlindungan dan pemberdayaan petani. Ternyata Undang-undang tersebut sangat manis bagi seorang petani kecil seperti saya.

Dalam undang-undang tersebut ada pasal tentang asuransi pertanian, yang melindungi petani dari gagal panen, baik karena hama, bencana, dan perubahan iklim.

Dan yang tak kalah menarik adalah pasal 58 ayat 2 tentang jaminan kemudahan dilakukan dengan memberikan kemudahan untuk memperoleh tanah negara bebas yang diperuntukan atau ditetapkan sebagai kawasan Pertanian. kalau menurut pasal tersebut petani akan diberi paling luas 2 hektare tanah negara bebas yang telah ditetapkan sebagai kawasan Pertanian kepada Petani, yang telah melakukan Usaha Tani  paling sedikit 5 (lima) tahun berturut-turut.

Sebagai petani kecil yang tidak tahu bagaimana tafsir sebenarnya dari ayat tersebut dan bagaimana implentasinya, ( yang jelas sangat tidak mungkin jika semua petani diberi 2ha lahan) tapi saya pribadi, yang layak diimpikan adalah dari undang-undang tersebut adalah jaminan stabilitas harga baik saat panen atau tidak. tentu ini berkaitan dengan kebijakan impor.

Pasti jadi harapan semua pihak jika kemandirian dan  profesionalisme petani dapat terpupuk dan terlindungi dengan undang-undang ini.