BUDIDAYA TANAMAN KEDELAI



Sedikit sumbang ilmu dari komunitas petani di facebook untuk membantu permasalahan kurangnya pasokan kedelai dalam negeri. Silakan download filenya disini. Semoga bermanfaat.

RI Impor Singkong dari China dan Vietnam


panen singkong
Meskipun sempat menghentikan impor singkong pada semester II tahun lalu, rupanya Indonesia kembali melakukan impor singkong dari China dan Vietnam pada 2 bulan terkahir tahun 2012 ini.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip, Senin (9/7), pada bulan April dan Mei 2012, sebanyak 5.057 ton singkong asal China dengan nilai US$ 1,3 juta masuk ke tanah air. Impor ini kemudian berhenti pada bulan Mei ini.

Sementara itu, pada Mei impor singkong dilakukan dari negara Vietnam. Sebanyak 1.342 ton singkong dengan nilai US$ 340 ribu masuk ke Indonesia.

Dengan demikian, sepanjang tahun ini, negara telah mengimpor singkong sebangan 6.399 ton dengan nilai US$ 1,6 juta dari kedua negara tersebut.

Sebelumnya, berdasarkan data BPS juga, sejak Juli-September tidak ada lagi impor singkong dari negara manapun yang masuk ke pasar Indonesia. Impor singkong tersebut terjadi hanya sampai bulan Juni 2011.

Soal data impor singkong sempat menuai kontroversi. Data BPS bulan Juni, terlihat ada impor singkong sebesar 2,7 ton dengan nilai US$ 20,6 ribu dari Italia. Sementara sebelumnya terdapat impor singkong sebanyak 2,9 ton dengan nilai US$ 1,3 ribu dari China.

Dengan demikian, pada data BPS bulan September yang dikutip detikFinance, tidak ada perubahan terhadap jumlah tersebut sehingga total impor singkong masih mencapai 5,6 ton dengan nilai US$ 21,9 ribu.
Data BPS beberapa bulan lalu Januari-Juni 2011, Indonesia tercatat mengimpor ubi kayu dengan total 4,73 ton dengan nilai US$ 21,9 ribu dari Januari hingga Juni 2011.

Negara Italia merupakan negara sumber impor ubi kayu dengan nilai terbesar yaitu US$ 20,64 ribu dengan berat 1,78 ton. Sedangkan China merupakan negara penyuplai ubi kayu terbesar di dunia hanya berkontribusi yaitu 2,96 ton dengan nilai US$ 1,273 ribu
padahal jika mau jujur negeri kita cukup luas, dan singkong bukanlah tanaman yang sulit dibudidayakan. hanya mungkin bukan komoditas yang bisa menjadi andalan penghasilan, karena waktu tanamnya yang panjang dan harga jualnya yang rendah.

FAO: Vietnam Contoh Negara yang Berhasil Atasi Kelangkaan Pangan


Direktur Jenderal Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO), Jose Graziano da Silva, memuji kebijakan pertanian Vietnam untuk mengatasi kelaparan dan menaikkan ekpornya di kawasan yang telah lama memerangi masalah kelaparan kronis.
Ia mengatakan, “Vietnam adalah salah satu dari sedikit negara di dunia yang telah menaikkan ekpor dan juga menjamin ketahanan pangan secara lokal, dan ini penting bagi stabilitas politik dan juga perdamaian.”
Asia Pasifik adalah wilayah di mana lebih dari 60 persen penduduk dunia menderita kelaparan dan kekurangan gizi. Konferensi regional FAO memusatkan perhatian pada penemuan cara-cara berkesinambungan untuk menaikkan produksi dalam menghadapi kenaikan harga pangan.
Harga eceran beras di Asia lebih tinggi 10 sampai 30 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Da Silva memperingatkan harga yang tinggi itu bisa mengakibatkan kerusuhan sosial.
“Kita telah saksikan di banyak negara, tetapi khususnya di negara-negara Arab dan Afrika, keterkaitan antara konflik dan kelangkaan pangan semakin jelas. Ketika orang tidak punya makanan, keamanan ditanggung oleh pemerintah,  ketika mereka tidak bisa membeli pangan dengan harga pantas, konflik muncul,” ujarnya.
Vietnam berkembang dari negara yang mengalami kekurangan pangan 30 tahun menjadi eksportir beras kedua terbesar di dunia setelah Thailand. Tahun lalu negara itu mengekspor 7,2 juta ton beras.
Direktur FAO untuk wilayah Asia, Hiroyuki Konuma, mengaitkan keberhasilan negara itu dengan investasi di bidang penelitian pertanian, dan mendesak negara-negara lain mengindahkan hal itu.
Konuma mengatakan penduduk dunia diperkirakan bertambah sebesar 1 miliar menjelang 2050, yang artinya hanya ada sedikit kemungkinan untuk memperluas lahan pertanian, khususnya di Asia. Itulah sebabnya, katanya, produksi pangan tergantung pada peningkatan panen.
FAO memperkirakan, antara saat ini dan tahun 2050, 91 persen pertambahan dalam produksi pangan akan berasal dari panen yang lebih tinggi. Ia mengatakan penelitian adalah kunci, dan organisasinya bekerja sama dengan negara-negara lain, termasuk Korea Utara, untuk memperbaiki produksi.
“Kami telah melakukan berbagai upaya di Korea Utara. Kami baru saja memulai sebuah program. Contohnya, apabila Korea Utara bisa menaikkan produksi sebesar satu ton per hektar, peningkatan itu bisa mengatasi masalah kelangkaan pangan,” ujar Konuma.
Dalam jumpa pers, Konuma juga mengatakan jenis virus flu burung baru yang merebak di negara-negara di kawasan itu sekarang bisa dikendalikan. Beberapa kematian baru-baru ini akibat H5N1 di Vietnam disebabkan oleh jenis virus lama yang vaksinnya sudah ada.

Ramadan 1433 H

Meski agak terlambat tidak ada salahnya saya mengucapkan Selamat menunaikan ibadah puasa ramadan 1433 H, dan biasanya setiap ramadan selalu ditandai kenaikan harga kebutuhan bahan pokok, dan itu merupakan berkah tersendiri bagi petani (tentu petani yang punya hasil panen).

Jenis Pestisida Dan Penggunaannya


aplikasi pestisida

Sebuah artikel menarik tentang pestisida, yang saya copy dari sebuah situs. Semoga bisa memberi sedikit gambaran tentang jenis-jenis pestisida dan cara penggunaannya yang tepat dan aman.
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Pembasmi hama atau Pestisida adalah bahan yang digunakan untuk mengendalikan, menolak, memikat, atau membasmi organisme pengganggu. Nama ini berasal dari pest ("hama") yang diberi akhiran cide ("pembasmi"). Sasarannya bermacam-macam, seperti serangga, tikus, gulma, burung, mamalia, ikan, atau mikrobia yang dianggap mengganggu. Pestisida biasanya, tapi tak selalu, beracun. Dalam bahasa sehari-hari, pestisida seringkali disebut sebagai "racun" tergantung dari sasarannya. 

Gangguan pada tanaman bisa disebabkan oleh faktor abiotik maupun biotik. Faktor abiotik diantaranya keadaan tanah (struktur tanah, kesuburan tanah, kekurangan unsur hara) ;  tata air (kekurangan, kelebihan, pencemaran air) ; keadaan udara (pencemaran udara) dan faktor iklim. Gangguan dari faktor abiotik bisa diatasi dengan tindakan pengoreksian atau tidak bisa dikoreksi dengan penggunaan pestisida. Sedangkan faktor abiotik yang menyebabkan gangguan pada tanaman atau biasa disebut dengan organisme pengganggu tanaman (OPT). OPT dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu : Hama (serangga, tungau, hewan menyusui, burung dan moluska) ; Penyakit (jamur, bakteri, virus dan nematoda) dan Gulma (tumbuhan pengganggu). Gangguan yang disebabkan oleh OPT inilah yang bisa dikendalikan dengan pestisida.

Berdasarkan OPT sasarannya, pestisida dikelompokkan menjadi :
INSEKTISIDA, digunakan untuk mengendalikan serangga (insec).
FUNGISIDA, digunakan untuk mengendalikan penyakit tanaman yang disebabkan oleh cendawan (jamur atau fungi).
HERBISIDA, digunakan untuk mengendalikan gulma (tumbuhan pengganggu).
AKARISIDA, digunakan untuk mengendalikan akarina (tungau atau mites).
MOLUSKISIDA, digunakan untuk mengendalikan hama dari bangsa siput (moluska).
RODENTISIDA, digunakan untuk mengendalikan hewan pengerat (tikus).
NAMATISIDA, digunakan untuk mengendalikan nematoda.
BAKTERISIDA, digunakan untuk mengendalikan penyakit tanaman yang disebabkan oleh bakteri.
ALGASIDA, digunakan untuk mengendalikan ganggang (algae).
PILKISIDA, digunakan untuk mengendalikan ikan buas.
AVISIDA, digunakan untuk meracuni burung perusak hasil pertanian.
REPELEN, pestisida yang tidak bersifat membunuh, hanya mengusir hama.
ATRAKTAN, digunakan untuk menarik atau mengumpulkan serangga.
ZPT, digunakan untuk mengatur pertumbuhan tanaman yang efeknya bisa memacu pertumbuhan atau menekan pertumbuhan.
PLANT ACTIVATOR, digunakan untuk meransang timbulnya kekebalan tumbuhan sehingga tahan terhadap penyakit tertentu.

Cara kerja pestisida dapat dibedakan menjadi :
1. Pestisida Kontak, berarti mempunyai daya bunuh setelah tubuh sasaran terkena pestisida.
2. Pestisida Sistemik, berarti dapat ditranslokasikan ke berbagai bagian tanaman melalui jaringan. Hama akan mati kalau mengisap cairan tanaman.
3. Pestisida Lambung, berarti mempunyai daya bunuh setelah jasad sasaran memakan pestisida.
4. Pestisida Fumigan, berarti mempunyai daya bunuh setelah jasad sasaran terkena uap atau gas.

Penggunaan Pestisida secara bijaksana adalah penggunaan pestisida yang memperhatikan prinsip 5 (lima) tepat, yaitu :
1. Tepat Sasaran, tentukan jenis tanaman dan hama sasaran yang akan dikendalikan, sebaiknya tentukan pula unsur-unsur abiotis dan biotis lainnya.
2. Tepat Jenis, setelah diketahui hasil analisis agro ekosistem, maka dapat ditentukan pula jenis pestisida apa yang harus digunakan, misalnya : untuk hama serangga gunakan insektisida, untuk tikus gunakan rodentisida. Pilihlah pestisida yang paling tepat diantara sekian banyak pilihan, misalnya : untuk pengendalian hama ulat grayak pada tanaman kedelai. Berdasarkan Izin dari Menteri Pertanian tersedia ± 150 nama dagang insektisida. Jangan menggunakan pestisida tidak berlabel, kecuali pestisida botani racikan sendiri yang dibuat berdasarkan anjuran yang ditetapkan sesuai pilihan tersebut dengan alat aplikasi yang dimilki atau akan dimilki.
3. Tepat Waktu, waktu pengendalian yang paling tepat harus di tentukan berdasarkan :
a. Stadium rentan dari hama yang menyerang tanaman, misalnya stadium larva instar I, II, dan III.
b. Kepadatan populasi yang paling tepat untuk dikendalikan, lakukan aplikasi pestisida berdasarkan Ambang Kendali atau Ambang Ekonomi.
c. Kondisi lingkungan, misalnya jangan melakukan aplikasi pestisida pada saat hujan, kecepatan angin tinggi, cuaca panas terik.
d. Lakukan pengulangan sesuai dengan waktu yang dibutuhkan.
4. Tepat Dosis / Konsentrasi, gunakan konsentrasi/dosis yang sesuai dengan yang dianjurkan oleh Menteri Pertanian. Untuk itu bacalah label kemasan pestisida. Jangan melakukan aplikasi pestisida dengan konsentrasi dan dosis yang melebihi atau kurang dari yang dianjurkan, karena dapat menimbulkan dampak negatif.
5. Tepat Cara, lakukan aplikasi pestisida dengan cara yang sesuai dengan formulasi pestisida dan anjuran yang ditetapkan.

MENGENAL FASE PERTUMBUHAN PADI

MENGENAL FASE PERTUMBUHAN PADI
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN di BANTEN )
Salah satu faktor kunci menjadi petani sukses adalah dengan langsung terjun ke sawah. Tak beda dengan ilmu berenang : langsung terjun ke kolam renang. Bila tak ada kolam renang, sungai, laut, danau jadilah.
Demikian pula naik sepeda. Bila mau bisa : ambil sepeda dan naikki sepada tsb. Memang jatuh bangun. Tapi tak lama,,,
Saat terjun ke sawah, perhatikan masa tumbuh tanaman padi. Pelajari dengan teliti. Jadikan sawah sebagai ajang penelitian kecil-kecilan. Misal mengenai pupuk. Sawah yang satu kotak dipupuk sekian dan kotak yang satu sekian. Bandingkan hasilnya dst dst.
Banyak tanya ini dan itu kepada petani lain yang sistem tanamnya bagus ( tandur jajar dan legowo ). Sbb petani model ini hasilnya sebagian besar bagus !!!.
Bila petani punya kemampuan main internet malah bagus. Cari sebanyak mungkin ilmu pertanian di mbah google. Tanya sana sini melalui komentar-komentar,,,
Fase Pertumbuhan Padi
Fase Tanaman PadiPerhatikan fase tumbuhan padi di atas.
Salah satu pendekatan yang baik adalah mengenal fase pertumbuhan tsb. Mengapa? Sebab setiap fase pertumbuhan tanaman memiliki ciri khas tersendiri. Saya ambil contoh varietas padi yang berumur 120 hari.
1. Fase Vegetatif. Fase ini berlangsung sekitar 55-60 hari.
- Fase semai / pembibitan secara umum 20 hss
- Fase vegetatif tanam 35-40 hst.
Di sebagian petani ada yg memulai fase semai sampai 30 hss. Sehingga fase vegetatif tanam menjadi berkurang. Yang seharusnya 35-40 hst menjadi 25-30 hari. Apa yang terjadi? Tanaman kurang berkembang : jumlah anakkan sedikit ( malai juga sedikit). Sebab masa vegetatif tanam yang pendek tak memberikan ruang/waktu bagi tanaman untuk berkembang normal.
Di sebagian petani ada yang memulai fase semai sampai 15 hst. Sehingga fase vegetatif tanam menjadi 40-45 hst. Apa yang terjadi? tanaman bagus berkembang : jumlah anakkan banyak ( malai juga banyak). Sebab memberikan ruang waktu yang optimun buat masa vegetatif ini.
Makanya dengan memakai Sistem Tanam SRI jumlah anakkan banyak (malai banyak) sebab memberi ruang waktu yang optimun di masa vegetatif. Dengan fase semai sekitar 7 hss, sisanya waktu fase vegetatif tanama akan maksimal bagi perkembangan tanaman.
Bagaimana Umur Padi Genjah ?
Untuk umur padi yang lebih genjah seperti Inpari maka umur semai harus diperhatikan betul. Untuk inpari 10 yang berumur 108-116 hari dan varietas sejenis, diusahakan pindah tanam di bawah umur 18 hss.
Untuk Inpari 13, inpari 19 dan sejenisnya, diusahakan pindah tanam bibit di bawah umur atau sama dengan 15 hss.
Walaupun varietas dengan umur genjah, perkembangan fase vegetatif tanam harus diperhatikan.
2. Fase Generatif. Fase ini berlangsung sekitar 60-65 hari. Secara umum dibagi kedalam :
- Fase Reproduktif 30 hari dan
- Fase Pematangan 30-35 hari
Untuk memahami lebih jelas memahami fase pertumbuhan tanaman padi, ada tulisan bagus yang akan dikemukakan. http://pejuang-pangan.blogspot.com/2011/07/fase-stadia-pertumbuhan-tanaman-padi.html
1. Fase vegetatif adalah awal pertumbuhan tanaman, mulai dari perkecambahan benih sampai primordia bunga (pembentukan malai).
- Tahap Perkecambahan benih (germination)
Pada fase ini benih akan menyerap air dari lingkungan (karena perbedaan kadar air antara benih dan lingkungan), masa dormansi akan pecah ditandai dengan kemunculan radicula dan plumule.
Faktor yang mempengaruhi perkecambahan benih adalah kelembaban, cahaya dan suhu. Petani biasanya melakukan perendaman benih selama 24 jam kemudian diperam 24 jam lagi. Tahan perkecambahan benih berakhir sampai daun pertama muncul dan ini berlangsung 3-5 hari.
- Tahap Pertunasan (seedling stage)
Tahap pertunasan mulai begitu benih berkecambah hingga menjelang anakan pertama muncul. Umumnya petani melewatkan tahap pertumbuhan ini di persemaian. Pada awal di persemaian, mulai muncul akar seminal hingga kemunculan akar sekunder (adventitious) membentuk sistem perakaran serabut permanen dengan cepat menggantikan radikula dan akar seminal sementara.
Di sisi lain tunas terus tumbuh, dua daun lagi terbentuk. Daun terus berkembang pada kecepatan 1 daun setiap 3-4 hari selama tahap awal pertumbuhan sampai terbentuknya 5 daun sempurna yang menandai akhir fase ini.
Dengan demikian pada umur 15 – 20 hari setelah sebar, bibit telah mempunyai 5 daun dan sistem perakaran yang berkembang dengan cepat. Pada kondisi ini, bibit siap dipindahtanamkan.
- Tahap Pembentukan anakan (tillering stage)
Setelah kemunculan daun kelima, tanaman mulai membentuk anakan bersamaan dengan berkembangnya tunas baru. Anakan muncul dari tunas aksial (axillary) pada buku batang dan menggantikan tempat daun serta tumbuh dan berkembang.
Bibit ini menunjukkan posisi dari dua anakan pertama yang mengapit batang utama dan daunnya. Setelah tumbuh (emerging), anakan pertama memunculkan anakan sekunder, demikian seterusnya hingga anakan maksimal.
Pada fase ini, ada dua tahapan penting yaitu pembentukan anakan aktif kemudian disusul dengan perpanjangan batang (stem elongation). Kedua tahapan ini bisa tumpang tindih, tanaman yang sudah tidak membentuk anakan akan mengalami perpanjangan batang, buku kelima dari batang di bawah kedudukan malai, memanjang hanya 2-4 cm sebelum pembentukan malai.
Sementara tanaman muda (tepi) terkadang masih membentuk anakan baru, sehingga terlihat perkembangan kanopi sangat cepat. Secara umum, fase pembentukan anakan berlangsung selama kurang lebih 30 hari.
Pada tanaman yang menggunakan sistem tabela (tanam benih langsung) periode fase ini mungkin tidak sampai 30 hari karena bibit tidak mengalami stagnasi seperti halnya tanaman sistem tapin yang beradaptasi dulu dengan lingkungan barunya sesaat setelah pindah tanam.
Penggunaan pupuk nitrogen (urea) berlebihan atau waktu aplikasi pemupukan susulan yang terlambat memicu pembentukan anakan lebih lama (lewat 30 hst), namun biasanya anakan yang terbentuk tidak produktif.
2. FASE GENERATIF. Fase ini berlangsung sekitar 55-60 hari.
A. Fase Reproduktif
Tahap Inisiasi Bunga / Primordia (Panicle Initiation)
Perkembangan tanaman pada tahapan ini diawali dengan inisiasi bunga (panicle initiation). Bakal malai terlihat berupa kerucut berbulu putih (white feathery cone) panjang 1,0-1,5 mm.
Pertama kali muncul pada ruas buku utama (main culm) kemudian pada anakan dengan pola tidak teratur. Ini akan berkembang hingga bentuk malai terllihat jelas sehingga bulir (spikelets) terlihat dan dapat dibedakan.
Malai muda meningkat dalam ukuran dan berkembang ke atas di dalam pelepah daun bendera menyebabkan pelepah daun menggembung (bulge). Penggembungan daun bendera ini disebut bunting sebagi tahap kedua dari fase ini (booting stage).
- Tahap Bunting (booting stage)
Bunting terlihat pertama kali pada ruas batang utama. Pada tahap bunting, ujung daun layu (menjadi tua dan mati) dan anakan non-produktif terlihat pada bagian dasar tanaman.
- Tahap Keluar Malai (heading stage)
Tahap selanjutnya dari fase ini adalah tahap keluar malai. Heading ditandai dengan kemunculan ujung malai dari pelepah daun bendera. Malai terus berkembang sampai keluar seutuhnya dari pelepah daun.
Akhir fase ini adalah tahap pembungaan yang dimulai ketika serbuk sari menonjol keluar dari bulir dan terjadi proses pembuahan.
- Tahap Pembungaan (flowering stage)
Pada pembungaan, kelopak bunga terbuka, antera menyembul keluar dari kelopak bunga (flower glumes) karena pemanjangan stamen dan serbuksari tumpah (shed). Kelopak bunga kemudian menutup. Serbuk sari atau tepung sari (pollen) jatuh ke putik, sehingga terjadi pembuahan.
Struktur pistil berbulu dimana tube tepung sari dari serbuk sari yang muncul (bulat, struktur gelap dalam ilustrasi ini) akan mengembang ke ovary.
Proses pembungaan berlanjut sampai hampir semua spikelet pada malai mekar. Pembungaan terjadi sehari setelah heading. Pada umumnya, floret (kelopak bunga) membuka pada pagi hari. Semua spikelet pada malai membuka dalam 7 hari. Pada pembungaan, 3-5 daun masih aktif.
Anakan pada tanaman padi ini telah dipisahkan pada saat dimulainya pembungaan dan dikelompokkan ke dalam anakan produktif dan nonproduktif.
Fase reproduktif yang diawali dari inisiasi bunga sampai pembungaan (setelah putik dibuahi oleh serbuk sari) berlangsung sekitar 35 hari. Pemberian zat pengatur tumbuh atau penambahan hormon tanaman (pythohormon) berupa gibberlin (GA3) dan pemeliharaan tanaman dari serangan penyakit sangat diperlukan pada fase ini.
Perbedaan lama periode fase reproduktif antara padi varietas genjah maupun yang berumur panjan tidak berbeda nyata. Ketersediaan air pada fase ini sangat diperlukan, terutama pada tahap terakhir diharapkan bisa tergenang 5 – 7 cm.
B. Fase Pemasakan / Pematangan
- Tahap matang susu ( Milk Grain Stage )
Pada tahap ini, gabah mulai terisi dengan bahan serupa susu. Gabah mulai terisi dengan larutan putih susu, dapat dikeluarkan dengan menekan/menjepit gabah di antara dua jari. Malai hijau dan mulai merunduk.
Pelayuan (senescense) pada dasar anakan berlanjut. Daun bendera dan dua daun di bawahnya tetap hijau. Tahap ini paling disukai oleh walang sangit. Pada saat pengisian, ketersediaan air juga sangat diperlukan. Seperti halnya pada fase sebelumnya, pada fase ini diharapkan kondisi pertanaman tergenang 5 – 7 cm.
- Tahap gabah ½ matang (dough grain stage)
Pada tahap ini, isi gabah yang menyerupai susu berubah menjadi gumpalan lunak dan akhirnya mengeras. Gabah pada malai mulai menguning. Pelayuan (senescense) dari anakan dan daun di bagian dasar tanaman nampak semakin jelas. Pertanaman terlihat menguning. Seiring menguningnya malai, ujung dua daun terakhir pada setiap anakan mulai mengering.
- Tahap gabah matang penuh (Mature Grain Stage)
Setiap gabah matang, berkembang penuh, keras dan berwarna kuning. Tanaman padi pada tahap matang 90 – 100 % dari gabah isi berubah menjadi kuning dan keras. Daun bagian atas mengering dengan cepat (daun dari sebagian varietas ada yang tetap hijau).
Sejumlah daun yang mati terakumulasi pada bagian dasar tanaman. Berbeda dengan tahap awal pemasakan, pada tahap ini air tidak diperlukan lagi, tanah dibiarkan pada kondisi kering. Periode pematangan, dari tahap masak susu hingga gabah matang penuh atau masak fisiologis berlangsung selama sekitar 35 hari.

Pentingnya Sapi Bagi Petani

sapi pejantan
Petani gak lengkap jika tidak punya sapi, karena banyak yang bisa diambil manfaat dari sapi. Dulu, jaman kakek saya sapi merupakan alat bantu petani yang efisien. Sebelum "Cikar" diganti truk dan bajak sapi diganti dengan traktor mesin. Selain tenaga, sapi juga merupakan tabungan berbunga tinggi yang bisa membantu keuangan petani saat dibutuhkan. Ketika panen padi atau jagung, jerami atau daun jagungnya daripada dibuang lebih baik dibawa pulang untuk pakan sapi dan komposnya dikembalikan kesawah untuk menyuburkan tanah. Satu ekor sapi, ibaratnya diberi makan limbah akhirnya dapat "pedhet". Benar-benar menguntungkan.

Tetapi kebahagiaan petani terhenti ketika impor sapi mulai diterapkan, memang harga daging tetap tinggi tapi harga sapi ditingkat petani jadi jatuh. Jika sebelumnya sapi seperti gambar diatas bisa laku 20 juta, saat ini ditawarkan 15 juta belum juga laku. Mungkin karena metode pemeliharaannya yang masih tradisional banyak peternak yang menderita  kerugian. Petani kecilpun menyadari bahwa negara tercintanya kekurangan pasokan daging, menurut data BPS kebutuhan daging indonesia sebanyak 484 ribu ton, sedangkan potensi hasil daging dari ternak dalam negeri adalah sebesar 399 ribu ton (data tahun 2011). Jadi masih kurang pasokan daging sebanyak 85 ribu ton. Dan kebijakan impor untuk memenuhi kekurangan tersebut dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan impor daging beku sebanyak 34 ribu ton dan impor sapi bakalan sebanyak 283 ribu ekor. Meski ada penurunan kuota impor tapi kenyataan yang dirasakan petani kecil harga sapi tetap rendah.

Pemerintah mencanangkan swasembada daging pada tahun 2014, semoga program ini melibatkan petani kecil. Dengan terus mengurangi impor sapi diharapkan harga sapi bisa meningkat, petani kecil pun bisa untung dan gairah memelihara sapi akan muncul. Pada akhirnya senyum petani bisa kembali merekah.

catatan : *cikar mungkin sama dengan pedati.
                  *Pedhet sebutan anak sapi

Seni Menanam Padi Dari Jepang

seni menanam padi

Bertani adalah seni, karena terkadang bertani tidak sekedar masalah teknis budidaya. Gambar diatas adalah gambar yang tercipta diatas lahan padi. Petani Jepang menggunakan beberapa jenis tanaman padi yang memiliki warna berbeda dan ditanam dengan detil untuk membentuk gambar yang indah. Dengan seni lahan pertanian padi tidak hanya berupa hamparan permadani hijau.


padi menghijau

Sumber gambar: http://scienceblogs.com

Buah Mangga Panen 3 Kali Setahun!

pohon mangga
Pertama kaget juga baca judul itu, pohon mangga saya saja setahun sekali terkadang males. Kalau gak rontok kena hujan ya memang tidak mau berbunga. Tapi di Jawa barat ada seseorang yang bernama H Suraden katanya bisa membuahkan mangga 3 kali setahun. Langsung baca di sumbernya saja.

Update : tak cek sumbernya sudah hilang jadi bisa dianggap hoax

Malai Padi 450 butir Hasil Panennya Mengecewakan

padi malai 450 butir
Panen berlimpah adalah harapan semua petani, untuk mencapai target itu banyak cara dilakukan mulai pemupukan,pengairan, pemilihan varietas padi yang unggul dan tentu saja pencegahan serangan opt. Petani akan bahagia jika malai padinya panjang dengan   butir gabah berisi sampai pangkal "bernas".

Dengan pemikiran semakin panjang malai (jumlah butir yang banyak) maka hasil akan meningkat, saya tergiur ketika melihat padi disuatu pameran produk pertanian. Padi itu memiliki malai dengan jumlah gabah 450 butir. Padi dengan tinggi hampir 1 meter jika diukur sampai daun benderanya, batangnya besar dan kuat. Akhirnya saya membeli untuk saya tanam di lahan seluas 4500 m2, pada musim tanam ke-1 saat musim hujan.

Sejak mulai di persemaian, pertumbuhan padi yang belum memiliki nama ini sangat luar biasa. bahkan umur 19 hari di persemaian sudah siap dipindah tanamkan dari biasanya umur 23 hari. Setelah pindah tanam perkembangan padi ini bisa dibilang sangat cepat dibanding varietas lain yang saya tanam (wai apu buru) bahkan saya bisa mengurangi penggunaan pupuk N, karena perkembangan daunnya yang terlalu lebat. Mungkin bukan lebat, tapi karena bentuk fisik daun padi ini yang lebar dan panjang sehingga membuatnya rimbun lebat meski jumlah anakannya tidak terlalu bayak, antara 11-15 anakan produktif. Dan kondisi ini yang menyebabkan kelembaban meningkat sehingga ketika malai sudah mulai berisi serangan busuk leher menjadi sangat luar biasa.

Dan panenpun tiba, dengan serangan busuk leher yang tidak bisa saya atasi. Akhirnya saya bisa membawa pulang gabah seberal 3000kg kondisi panen musim penghujan, padahal biasanya jika saya tanami padi varietas ciherang bisa menghasilkan gabah seberat 4500 kg.

Busuk leher karena kelembaban tinggi akibat lebatnya daun menjadi penyebab merosotnya hasil panen musim ini, itu analisa saya! akhirnya saya mencoba lagi padi bermalai 450 butir ini saat musim tanam kedua. Pikir saya jika cuaca kering kelembaban rendah maka busuk leher bisa diminimalisir.

Tetapi tetap saja hasil panen pada musim tanam kedua padi dengan malai 450 butir ini makin mengecewakan, meski serangan busuk leher bisa dikatakan tidak ada saya hanya berhasil membawa pulang gabah 2790 kg, sedangkan pada musim tanam kedua tahun sebelunya saya memperolah gabah seberat 3800 kg dengan padi varietas ir64.

Kenapa? itu pertanyaan yang dalam hati saya, malai padi 450 butir kok kalah dengan malai padi 120 butir. Memang secara kasat mata banyak gabah hampa, tapi masih dalam batas wajar. atau karena banyaknya jumlah butir menyebabkan pengisiannya tidak maksimal sehingga jumlah perseribu butirnya kalah dengan padi dengan malai 150 butir (varietas ciherang,wai apu buru). Tapi sementara pertanyaan itu saya simpan dihati saja karena saya kapok menanam padi dengan malai 450 butir itu:).

Memburu Potensi Hasil Panen Berlimpah Dari Varietas Ciherang dan Membramo

padi varietas membramo
Setiap varietas padi memiliki deskripsi yang merupakan kelebihan dari padi tersebut, dan diyakini oleh petani di desaku  tiap varietas menyimpan potensi hasil yang berbeda. Meski hasil juga dipengaruhi oleh banyak faktor seperti kondisi lahan, serangan OPT dan perlakuan selama masa budidaya.

Pada musim tanam padi ketiga kali ini saya mencoba menanam varietas Ciherang dan Membramo dicampur dengan perbandingan 1:1 pada lahan seluas 4500 m2. Pada musim tanam kedua pada lahan ini ditanami padi varietas IR64 dan berhasil memanen gabah sebanyak 3800kg. Meski potensi hasil panen berlimpah dari varietas Ciherang dan Membramo adalah kabar yang tersebar diantara petani, tetapi bukan suatu hal yang salah untuk mencobanya. Atau setidaknya jika ternyata hasilnya sama dengan varietas lain tetapi dengan menanam padi Varietas Membramo saya akan memiliki beras berkualitas tinggi dengan harga jual yang lebih tinggi dari beras varietas lain. Ya walau bukan beras Varietas Membramo 100 %.

Penggunaan pupuk yang akan diterapkan pada musim tanam ketiga kali ini sama dengan musim tanam kedua, dalam hal jumlah dan waktu aplikasi. Hanya untuk pestisidanya saya akan menggunakan Verticillium,sp dan Coryne bakteri untuk mencegah hawar daun. Oya, kalau stok Trichogramma,sp tersedia juga akan saya terapkan untuk mencegah serangan penggerek batang.


Potensi hasil yang saya harapkan dari pemilihan varietas ini adalah 4500 kg, tetapi untuk hasil yan sebenarnya tentu harus menunggu panen yang masih 3 bulan lagi:),.........sabar menanti.itulah petani

Mari Populerkan Aquaponic, Seni Berkebun Sambil Beternak Ikan



aquaponic untuk rumah tangga
Aquaponics sama tuanya dengan alam itu sendiri. Sylvia Bernstein, yang berkebun hidroponik sejak lama mengatakan, "Aquaponics benar-benar merupakan sistem sirkulasi lahan basah, sehingga sistem itu berjalan tepat di tepi danau kami."
Ia bercocok tanam tanpa tanah, menggunakan pupuk kimia yang larut dalam air, sebelum mengetahui ia bisa menggunakan air limbah dari ikan untuk menanam sayuran dan buah-buahan organik.
"Jujur, saya sangat skeptis dan sangat tidak percaya bahwa sesuatu yang sederhana, seperti limbah ikan, bisa menjadi pupuk yang lengkap. Jadi saya harus benar-benar melihat sistemnya dulu di ruang bawah tanah rumah teman. Tapi ketika saya sudah melihatnya, hal itu mengubah hidup saya," paparnya.
Itu terjadi tiga tahun lalu. Bernstein membangun sistem aquaponics pertamanya bersama anaknya yang berusia 15 tahun pada bantalan beton di luar rumahnya di Boulder, Colorado. Dalam rumah kacanya kini, ia terutama berternak ikan nila dan ikan forel - memberi mereka makan sekali sehari. Tidak ada rumput liar pada kebun aquaponicsnya, dan ia tidak perlu khawatir soal penyiraman. Tanaman tumbuh dalam wadah-wadah setinggi meja supaya mudah diurus.
Bernstein menuturkan lagi, "Baru saja, pagi ini, saya mencabut empat lobak dan sejumlah daun selada untuk makan siang. Dalam rumah kaca saya sekarang ini, saya menanam segala macam tanaman bumbu, tomat, dan paprika."
Bernstein memulai bisnisnya sendiri, The Aquaponics Source, dengan toko di internet, saluran YouTube sendiri, dan blog-nya, theaquaponicsources.com. Ia mengajarkan aquaponics di Denver Botanic Gardens dan baru-baru ini menerbitkan buku tentang cara membuat kebun aquaponic di rumah.
Menurut Berstein, semakin banyak orang di Amerika maupun di seluruh dunia berkebun aquaponics, dan menikmati hasilnya: pasokan makanan yang sehat, aman dan lezat sepanjang tahun.
Internet membantu banyak orang yang berkebun aquaponic saling terhubung dan belajar.
James Godsil, yang ikut mendirikan Sweet Water Organic, kebun aquaponics komersial di Milwaukee, Wisconsin, tiga tahun lalu, mengatakan, "Aquaponics paling pas bagi kesehatan mental dan fisik seseorang.”
Tahun 2010 ia membantu mendirikan yayasan untuk mempromosikan cara baru dalam berkebun itu.
"Yayasan Sweet Water didedikasikan untuk demokratisasi dan globalisasi informasi dan metodologi yang diperlukan dalam memajukan sistem produksi pangan, yang sangat ramah lingkungan ini, yang hanya menggunakan sekitar 10 persen air dari pertanian biasa, dan tidak menggunakan pestisida. Serba alami," papar Godsil lagi.
Menurut Godsil, kelebihan-kelebihan itu telah menjadi insentif dahsyat bagi orang-orang dari semua lapisan masyarakat yang sedang mempertimbangkan karir dalam aquaponics.
"Yayasan Sweet Water mungkin telah memiliki 500 pendukung, termasuk siswa-siswa sekolah, komunitas pensiunan insinyur, profesional, tokoh-tokoh sosial, guru dan seniman. Ada begitu banyak dewasa muda yang akan pensiun dan mencoba karir lain untuk 20 tahun ke depan," tambahnya.
Melalui kerjasama dan proyek bersama, Godsil membawa inspirasi itu ke luar perbatasan wilayah Amerika.
Ia mengatakan, "Saya diminta pergi ke Venezuela Maret ini. Saya bekerja sama dengan orang-orang yang punya proyek di Ekuador. Saya bekerja dengan orang-orang di Kongo, Uganda dan Tanzania."
Subra Mukherjee adalah sekretaris kelompok swasta di Kolkata, India.
Godsil menambahkan, "Kami sudah membentuk inisiatif aquaponics Indo-Amerika ini, dan kami bertujuan menjadikan aquaponics salah satu kegiatan ekonomi yang tumbuh paling cepat di India dalam 10 tahun."
Kelompok swasta itu bernama Masyarakat Teknologi Tepat Guna untuk Agribisnis Pedesaan, yang bermitra dengan Yayasan Sweet Water mengupayakan inisiatif tersebut di India.
Mukherjee menuturkan, “Kami bekerja di lokasi yang disebut Sunderbans, terletak di Bengali Barat. Masyarakat di sini sangat miskin dan kondisi tanahnya membuat tanaman tidak tumbuh. Jadi, saya yakin, teknologi seperti aquaponics ideal untuk situasi-situasi ini. Kita betul-betul bisa melakukannya di tengah-tengah wilayah kumuh di kota-kota. Jadi, ini contoh yang sangat baik bagi masyarakat perkotaan maupun pedesaan.”
Para advokat mengatakan, dengan naiknya harga bahan bakar dan pupuk, sementara pasokan air irigasi berkurang, aquaponics memberi alternatif berkelanjutan yang bisa membantu memberi makan penduduk dunia yang jumlahnya terus bertambah.
sumber: voa-indonesia

Cara Praktis Menanam Kacang Hijau

tanaman kacang hijau
Melanjutkan cerita analisa usaha pertanian ke-3, setelah tanaman jagung berusia 75 hari biasanya petani Nganjuk mulai menanami beberapa jenis palawija dan sayuran. Diantara tanaman yang dipilih sebagai tanaman sela adalah Kacang hijau, kedelai,wijen,kacang panjang dan mentimun. Sebenarnya bisa juga ditanami dengan cabai yang berusia pendek, tapi karena saya belum pernah mempraktekannya maka saya tidak bisa bercerita.

Beberapa artikel selanjutnya akan saya tulis tentang cara praktis kacang hijau, kacang panjang dan mentimun karena ketiga komoditas ini yang sedang saya tanam dibawah jagung saya. praktis karena tidak perlu olah tanah dan minim biaya perawatan. Pengairan hanya sekali dan berharap segera mendapat hujan kiriman:)

Sebelum dilakukan penanaman kacang hijau dengan cara ditugal, harus dilakukan pengurangan daun jagung sebanyak 4 lembar dari bawah. dan pekerjaan ini tidak membutuhkan biaya karena biasanya daun jagung tersebut dimanfaatkan peternak untuk pakan sapinya. sedangkan kalau tidak ada yang memanfaatkan sebagai pakan, proses penjarangan daun jagung ini perhektar membutuhkan 10 orang selesai dalam satu hari.

Rincian biayanya adalah
  1. Penjarangan daun jagung (10 orang x 40.000)        400000
  2. Benih kacang hijau (18kg x 15000)                         270000
  3. Pekerja tanam kacang hijau (8 orang x 40.000)       320000
  4. Pestisida                                                                     80000
  5. POC                                                                           50000 
  6. Biaya solar untuk pengairan 20lt                                90000   
  7. Biaya panen pertama 20 orang x 40000                   800000
  8. Biaya panen kedua 12 orang x 40000                       480000
  9. Lain-lain*                                                                  500000    
Biaya total adalah                                                                    2990000

Perkiraan hasil panen kacang hijau berdasar pengalaman tahun 2011 adalah
1500 kg
dengan harga jual Rp 9000 
maka total pendapatan adalah                                                 13500000                                                 
setelah dikurangi biaya adalah                                                10510000

Sudah menjadi cerita dan rahasia umum menyewa sawah dalam setahun, panen kacang hijau adalah keuntungannya. Dan biaya diatas masih bisa ditekan dipoin penjarangan daun, benih jika dibeli jauh-jauh hari.
Untuk panen pertama terkadang mengunakan sistem bagi hasil, karena masih harus memilih kacang hijau yang siap petik. sedang panen kedua langsung dibabat habis.

* untuk biaya Lain-lain meliputi biaya pengeringan, perontokan, dan angkut dari lahan. terkadang   
   karena panennya tidak serentak maka kadang bisa dikerjakan sendiri, tapi perkiraan nominalnya 
   kurang lebih sebesar itu. 

tip: jangan tanam terlalu rapat untuk hasil yang maksimal. mengikuti pola tanam jagung gunakan jarak 
      70cm x 40cm 2-3 butir per lubang.
      Usahakan saat tanam bersamaan pengairan jagung(setelah ditugal harus diairi), untuk efisiensi.

Analisa Usaha Pertanian (Musim Tanam Ke-3, Tanaman Jagung)


Setelah panen padi untuk musim tanam ke-2, tibalah saatnya memasuki musim tanam ke-3. dibeberapa lahan yang irigasinya bagus mungkin bisa ditanami padi kembali. Tapi karena lahan yang saat ini saya jadikan contoh tidak mendapat irigasi yang cukup maka pilihan tanamannya adalah tanaman jagung.

Proses menanam jagung dimulai dengan mengairi lahan untuk olah tanah, biasanya menggunakan mesin pompa air. Dengan rincian sebagai berikut:

  1. Mengairi lahan (jika belum punya pompa air maka membeli merupakan pilihan yang terbaik)
    • Mesin diesel 14 pk                                                        3000000
    • pompa ukuran 100                                                          900000
    • Pipa paralon 3,5 '' (8 m)                                                  200000
    • Pipa spiral 4 '' (1,5 m)                                                     150000
    • Selang plastik* 30 cm (100 m)                                         60000


  1. Biaya tenaga kerja (40000/hari)
    • pengairan lahan untuk olah tanah (1orang 1hari)              40000
    • biaya tanam (20 orang 1hari)                                          800000
    • biaya pengairan 9 kali (1kali pengairan butuh waktu 2 hari)        720000
    • pendangiran (30 orang)**                                             1200000
    • pemupukaan 3 kali (7 orang 1hari)                                  840000
    • panen sistem borongan per ha                                       1500000
  1. Biaya pembelian benih (21kg @ 50000)                                 1050000
  2. Biaya pembelian kompos untuk pengurukan (40 sak)               280000
  3. Biaya pembelian solar untuk pengairan (150 lt)                        675000
  4. Biaya perontokan                                                                  270000
  5. Biaya olah tanah                                                                    600000 
  6. Biaya pembelian pupuk
    • urea 8 sak @85000                                                                                   680000
    • tsp 6 sak @100000                                                                                    600000
    • npk 8 sak @115000                                                                                  920000
  Total pengeluaran                                                                              14485000

Perkiraan hasil panen dan harga:
hasil panen jagung terbaik yang pernah saya peroleh per hektar adalah 9 ton basah
dengan harga Rp 2200
maka pendapatan kali ini adalah

9000 x 2200 =                                                                                      19800000

dan hasil bersihnya adalah

19800000 – 14485000 =                                                                        5315000


Hmm, masih kecil keuntungan kali ini. Wajar kan masih harus beli pompa air, pompa airnya masih bisa dipakai untuk tanam jagung tahun depan. Jika itu rencananya maka, pada panen jagung kali ini harus memperpanjang sewa lahan sebesar

Rp.19200000,-

wah panen kali ini kurang donk? Emm, iya kayaknya. Tapi tenang aja kan masih ada tanaman sela, yang kadang hasilnya gak kalah bagus.:)

* Kebutuhan selang plastik diukur berdasarkan panjang lahan
** pendangiran 30 orang merupakan akumulasi, biasanya lahan 1 ha dikerjakan 6 orang selama 5
hari.
Catatan tambahan: penggunaan jumlah pupuk mungkin tidak sesuai yang direkomendasikan dinas pertanian. jelas melebihi RDKK, tapi memang itulah kenyataan dilapangan.