Manfaat Tepung Mata Beras

Manfaat Tepung Mata Beras


tulisan: Tosin Glio


Beras adalah makanan pokok masyarakat Indonesia yang sangat bergizi. Dalam beras terdapat banyak nutrisi penting, yaitu karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral. Vitamin utama yang terkandung dalam beras adalah vitamin B1 (Thiamin). Vitamin ini banyak terdapat pada bagian kulit ari beras (bekatul). Pada proses penggilingan beras, bagian kulit ari dan mata beras terlepas menjadi serbuk halus. Akibatnya beras yang kita konsumsi saat ini sudah "terlalu bersih" dan menjadi "miskin" akan protein, mineral, serat makanan, dan nutrisi-nutrisi penting lainnya.

Asal CRP
Tepung Mata Beras Bekatul (Coarse Rice Powder/CRP) dari NATUREFARM terbuat dari mata beras dan bekatul pilihan berkualitas tinggi, tanpa menggunakan bahan pengawet. Pengawasan yang ketat dalam proses pengolahan membuat kandungan gizi yang terdapat dalam Tepung Mata Beras Bekatul tetap terjaga secara optimal.

Komposisi Tepung Mata Beras Bekatul terdiri dari :
Kulit Beras : 29 %
Mata Beras : 66 %
Isi Beras : 5 %

Mengapa Tepung Mata Beras Bekatul sangat penting untuk dikonsumsi ?

Tepung Mata Beras Bekatul tidak hanya kaya akan protein, mineral, dan serat pencernaan makanan, tetapi juga banyak mengandung asam lemak esensial, vitamin B Complex (B1, B2, B3, B5, B6, dan B15), antioksidan, dan vitamin E (Tocopherols dan Tocotrienols). Dietery fibre (serat pencernaan makanan) yang tinggi bermanfaat dalam proses pencernaan makanan dan mencegah terjadinya proses keganasan dalam usus.

Tingginya nilai gizi yang terkandung dalam Tepung Mata Beras Bekatul menjadikannya sangat baik untuk dikonsumsi oleh siapa saja, dari anak-anak sampai orang lanjut usia guna menjaga stamina dan memelihara kesehatan tubuh, terutama saat pemulihan kesehatan setelah sakit.

Manfaat Tepung Mata Beras Bekatul antara lain :
• Membantu menurunkan kadar gula dalam darah (Diabetes)
• Sangat efektif membantu menurunkan kolesterol dan trigliserida
• Mengatasi asma, batuk dan radang lambung
• Mengatasi asam urat
• Mengatasi gangguan pada lambung (sakit Maag)
• Melindungi dari penyakit beri-beri
• Mengatasi hipertensi dan wasir
• Mengatasi sembelit atau susah buang air besar
• Membantu mengatasi gangguan fungsi hati
• Meningkatkan berat badan balita
• Memulihkan kesehatan & Menjaga stamina tetap fit
• Menghaluskan kulit yang kasar
• Sangat cocok untuk Diet / mengatasi obesitas.

Cara Mengusir Hama Burung di Sawah Saat Panen Dengan Kaset CD


mengusir burung pemakan padi

tulisan : Den Kolil Gibran
Burung yang sering menjadi masalah saat penen antara lain adalah burung pipit dan manyar. Kedua jenis burung ini sebenarnya jumlah mereka nggak terlalu banyak tetapi dia punya teman yang banyak sekali, mungkin ramah dan tidak sombong 'kali

Dikalangan para petani ada beberapa metode yang digunakan untuk mengusir hama burung ini. Antara lain membuat orang-orangan, umbul-umbul, membunyikan kaleng, memasang plastik kresek, ketapel dan bahkan ada yang menggunaka senapan angin. Di sini saya akan membagi sedikit pengalaman yang saya dapatkan dari petani di negara China. Para petani disana menggunakan kepingan CD ataupun DVD yang sudah tidak tepakai lagi untuk mengusir kawanan burung pipit. Bagaimana caranya?

  1.  Mereka menancapkan kayu dengan diameter 5cm dan 15cm lebih tinggi dari batang padi. Di sekeliling sawah dan di tengah-tengah sawah, 30 tiang
  2.  Diatas tiang tersebut mereka memasang kepingan CD ataupun DVD, dengan bagian yang bisa memantulkan cahaya menghadap matahari.
  3.  Di sudut sawah kepingan CD atau DVD bagian yang dapat memantulkan cahaya dipasang dengan posisi miring 45 menghadap sawah.
Cara kerjanya adalah, kepingan CD atau DVD tersebut akan memmantulkan cahaya dari matahari sehinga penglihatan burung-burung akan terganggu karena terkena pantulan sinar matahari. Dan burung-burung pun tidak dapat mendarat.

Cara ini telah terbukti di negara China, dan dapat membantu para petani.
Selain murah dan ramah lingkungan, cara ini tidak perlu melibatkan para petani untuk menjaga sawahnya.
Untuk cara terbaru mengendalikan hama burung pada tanaman padi silahkan baca disini.
semoga bermanfaat


CARA SEDERHANA MEMBUAT BENIH PADI UNGGUL

CARA SEDERHANA MEMBUAT BENIH PADI UNGGUL
Tulisan:Tosin Glio

Dari hasil beberapa sumber termasuk temuan petani...
Seringkali kita menemukan kejadian walaupun benih yang kita gunakan tersebut telah bersertifikat dan berlabel namun setelah kita tanam hasilnya kurang memuaskan.

Langkah yang utama untuk membuat benih padi yang unggul adalah kita harus memiliki benih padi berlabel putih, benih dengan label putih bisa kita dapatkan di balai benih padi setempat. Seandainya kita kesulitan mendapatkan benih berlabel putih kita bisa juga menggunakan benih yang berlabel ungu. Benih berlabel ungu bisa kita dapatkan di kios-kios pertanian. Kebutuhan benih sekitar 25 Kg untuk lahan 1 ha.

Langkah yang kedua kita siapkan lahan untuk menanam padi tersebut. Lahan harus terisolasi dengan tanaman padi yang lain agar kemurniannya terjaga. Jarak antar lahan dan tanaman padi yang lain minimal 10 m. Atau paling enak kalau kita menanamnya berbeda waktu dengan tanaman padi yang lain. Terserah saja caranya yang penting jangan sampai waktu pembungaannya sama.

Sebelum benih label putih/ ungu kita semai, sebaiknya kita seleksi dulu dengan menggunakan air garam/ air abu.. Gunakan benih yang terendam dan jangan gunakan benih yang mengapung. Rendam dengan air hangat bersih selama 24 jam, rendam kembali dengan Kemudian dibilas air sampai kadar garam hilang, kemudian rendam dengan trichoderma,corynebadteirum,bacilus trunginsis nutrisi (+) dan tiriskan selama 24 jam pula. Namun jika calon akar belum ada 0,5 cm pemeraman bisa diperlama 24 jam lagi. 

Lahan pesemaian kita siapkan seperti biasa dengan luas kurang lebih 20 % dari luas lahan. Cara pembuatan bibit seperti padi biasa, hanya yang harus diperhatikan adalah media semai diolah dengan sebelumnya disemprot dgn Kemudian dibilas air sampai kadar garam hilang, kemudian rendam dengan trichoderma,corynebadteirum,pseaudomonas fluorencens ,bacilus trunginsis nutrisi (+) saat bibit padi umur 1 minggu sebaiknya kita beri nutrisi vegetatif 50% ,nutrisi generatif 50% secukupnya tujuan untuk menghindari stres pada saat pemindahan. Dan saat bibit satu minggu menjelang tanam sebaiknya kita aplikasi corynebacterium,beauveria,metharishium untuk mencegah opt, agar saat penanaman nanti tidak ada hama dan penyakit yang terbawa ke pertanaman.

Cara penanaman benih padi unggul yang baik adalah harus meperhatikan jarak tanam, yaitu jangan kurang dari 22 cm. Dan gunakan sistem tanam legowo maksimal 4:1. Tanam harus umur muda, kurang dari 18 hss. Saat pelaksanaan jangan terlalu dalam. Gunakan cara tanam jiwir 1-2 batang per lubang. Inilah kunci untuk meningkatkan produksi benih padi unggul.

Dalam pemeliharaan yang paling penting adalah pengairan yang berselang, yaitu pemberian air dan buang air sampai tanah agak mengering. Tanaman jangan selalu direndam air. Pemupukan gunakan nutrisi atau penamabahan NPK dan urea atau sesuaikan kebutuhan dengan menggunakan bagan warna daun. Pemupukan bisa diberikan 2 kali ataupun 3 kali.

Ketika tanaman benih padi unggul telah berbuah maka perlu dilakukan penyortiran, hal ini berguna untuk meningkatkan kemurnian benih. Penyortiran dilakukan dengan cara membuang/ memangkas bulir-bulir padi yang berbeda varietasnya. Pemangkasan juga dilakukan terhadap jenis gulma yang sefamili dengan padi.
Ada trik juga untuk memantapkan pengisian bulir, yaitu dengan cara menambahkan pupuk nutrisi (+) fase generatif corynebacterium dll ketika bulir padi telah masak susu. Hal ini berfungsi untuk memperlama proses pengisian dan memundurkan masa panen dan aman dari opt.

Pemanenan benih padi unggul dilakukan jangan bersamaan dengan tanaman padi konsumsi. Hal ini bertujuan agar supaya benih tidak tercampur dengan benih lain. Gunakan sabit yang bergerigi dan taruh potongan malai pada terpal atau karung bekas. Pemanenan dilakukan saat padi menguning sekitar 90 %.

Penjemuran calon benih padi unggul sebaiknya tidak dilakukan dilantai jemur, tapi harus diberi alas terpal atau anyaman bambu. Penjemuran sebaikknya dilakukan saat pagi hari sekitar jam 07.00 sampai jam 10.00 dan sore hari sekitar jam 14.30 sampai jam 17.00. Keringkan sampai kadar air sekitar 14-12 %. Sebelum digunakan untuk benih sebaiknya benih padi unggul dilakukan stagnasi dulu (disimpan dalam karung) sekitar 1-2 minggu. Setelah proses stagnasi bibit padi unggul siap digunakan. 

Mohon maaf jika ada kurang pasnya demi menjaga mutu dan kwalitas silahkan jika ada temen-temen yg lebih berpengalan untuk menyumbankan temuannya ini smua agar kita tidak ketergantungan dengan benih komersial.....

Membuat Pupuk Bokashi




Bokashi adalah bahan organik yang telah difermentasikan dengan teknologi EM4 yang dapat digunakan sebagai pupuk organik untuk meyuburkan tanah, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman.

 Bokashi mempunyai banyak keunggulan dibandingkan dengan pupuk organik lainnya antara lain ;kandungan unsure haranya tinggi ,unsur haranya sempat diserap oleh akar tanaman serta proses pembuatannya relatif mudah dan cepat.

Pembuatan pupuk bokashi mempunyai tujuan untuk dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk memperbaiki sifat fisika, biologi dan kimia tanah serta memperbaiki struktur dan tekstur tanah[/B]

Pembuatan pupuk bokashi dapat dilakukan dengan proses fermentasi bahan organik berupa  kotoran ternak, dedak, sekam. Semakin beragam bahan organik yang digunakan, maka semakin kaya pula kandungan unsur hara dalam pupuk bokashi tersebut. Proses pencampuran bahan kaku bokashi harus benar-benar merata dan kandungan air adonan yang baik yaitu 30 persen (bila adonan dikepal dengan tangan, air tidak keluar dan adonan dilepas kembali maka adonan akan mekar).  Dalam proses fermentasi, adonan dapat digundukan di atas lantai /tanah dengan ketinggian1 5 s/d 20 cm, lalu ditutup atau dapat pula adonan dimasukkan kedalam karung, diikat dan dipanjangkan dilantai/tanah.

Periksa suhu setiap 8 jam dan tertahankan suhu 40 sampai 50 derajat celcius. Bila suhu melebihi 50 derajat celcius ,maka gundukan ataupun karung bokashi perlu dibalik-balik agar suhu turun menjadi 40 sampai 50 derajat celcius .setelah 4 sampai 7 hari, bokashi telah terfermentasi dan siap digunakan sebagai pupuk organik.

Cara Pembuatan Pupuk Bokashi :

Siapkan alat dan bahan yang diperlukan dalam pembuatan pupuk bokashi, kotoran ternak berupa EM4, dedak, gula/molase, kotoran ternak, karung plastik/terpal, gelas ukur, termometer, termasuk tempat pembuatannya

Pelaksanaan pembuatan pupuk bokashi


  •  Siapkan limbah tanaman dan limbah pakan ternak 80%, pupuk kandang 10% dan dedak 5%.
  •  Campurkan semua bahan yang sudah disiapkan sampai merata.
  •  Larutkan tetes/gula ke dalam air dengan dosis 10 cc gula/tetes per liter air.
  •  Larutkan EM4 ke dalam larutan gula/tetes dengan dosis 10 cc EM4 per liter larutan gula/tetes.
  • Siram larutan EM4 diatas gundukan bahan secara perlahan lahan sambil diaqduk sampaikandungan air adonan mencapai 40%. Untuk membuktikan kalau kandungan air adonan sudah mencapai 40%, maka adonan dikepal dan dilepas kembali secara perlahan (kalau adonan tidak megar, maka kandungan air adonan sudah berkisar kurang lebih 40%).
  • Adonan digundukan dengan ketinggian 15 sampai 20 cm lalu di tutup atau dapat juga di masukkan kedalam karung  plastik, diikat dan dipanjangkan lantai atau balai-balai.
  •  Setelah selesai proses pembuatan pupuk bokashi, maka peralatan yang dipakai dalam pambuatan bokashi dibersikan dan disimpan pada tempat semula.
  •  Pengecekan suhu dilakukan setiap 8 jam sekali. Jika suhu melebihi 500 celcius, maka gundukan ataupun karung harus dibalik-balik sampai suhu turun menjadi 400 celcius sampai 500 celcius.
 Setelah difermentasi selama 4 sampai 7 hari, pupuk bokashi telah terfermentasi dan siap digunakan.


URIN SEBAGAI PUPUK CAIR DAN FUNGISIDA ALAMI


URIN SEBAGAI PUPUK CAIR DAN FUNGISIDA ALAMI

Urin atau air kencing sebagai pupuk cair? Bagi yang baru mendengar pasti merupakan hal yang menjijikkan. Sumber saya dapatkan dari Buku Panduan Untuk Permakultur Menuju Hidup Lestari oleh Permatil dan Yayasan Idep (2006). Kemudian saya mencobanya, hasilnya bagus.



Buku Panduan Permakultur tersebut saya pelajari benar, dan kemudian saya mempraktekkannya. Urin atau air kecing manusia merupakan suatu sumber unsur hara yang mudah didapat, gratis dan terus-menerus. Kandung nitrogen dalam air kencing cukup tinggi.

Bila air kencing diencerkan (10-20% air kencing, dengan air 80-90% atau 1-2 bagian air kencing dicampur dengan 8-9 bagian air) akan menjadi pupuk yang baik untuk tanaman buah-buahan. Tanaman jeruk paling cocok untuk dipupuk dengan air kencing encer.
Air kencing bisa pula dimanfaatkan sebagai bahan tambahan dalam pembuatan kompos, baik anaerob maupun aerob. Saya mencoba mempraktekkan pada proses pengomposan aerob dan aerob, hasilnya cukup bagus. 

Dalam buku panduan tersebut dikatakan bahwa pupuk cairt air kencing tidak dianjurkan digunakan pada kebun sayuran. Barangkali karena sayuran sering dikonsumsi langsung, jadi menghindari bila ada unsur yang tidak diinginkan yang ikut termakan oleh kita.
 

Pohon buah-buahan yang sudah dewasa dikatakan dalam buku panduan tersebut memang akan mendapatkan manfaat dari pemberian urin secara langsung. Namun dikatakan bahwa sebaiknya tidak diberikan pada suatu tanaman secara terus menerus.
 

Selain itu air kencing dapat pula dimanfaatkan sebagai fungisida alami (semprotan untuk menanggulangi jamur tanaman). Caranya campurkan 1 bagian air kencing pada 4 bagian air. Semprotkan pada tanaman atau pohon yang terserang jamur, misalnya jenis jamur tepung, jamur merambat, dan jenis jamur lainnya.


sumber

Bawang Merah Dari Kota Pare

Foto : hasil panen bawang merah dari kota pare

hasil panen bawang merah kota pare

Lahan budidaya bawang merah kota pare

budidaya bawang merah di kota pare

Jeruk Yang Tak Pernah Lelah Berbuah

Buah terakhir baru saja aku nikmati segarnya seminggu kemudian muncul bunga baru, benar-benar berbuah sepanjang tahun
jeruk berbuah sepanjang tahun

Bunga Alpukat Pertama


Setelah menunggu 5 tahun akhirnya muncul juga bunga alpukatku

munculnya bunga alpukad pertama

Fungsi PGPR dan Cara Membuatnya


PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) adalah :
  • Sejenis bakteri yang hidup di sekitar perakaran tanaman.
  • Bakteri tersebut hidupnya secara berkoloni menyelimuti akar tanaman.
  • Bagi tanaman keberadaan mikroorganisme ini akan sangat menguntungkan.
  • Bakteri ini memberi keuntungan dalam proses fisiologi tanaman dan pertumbuhannya.
Fungsi PGPR bagi tanaman yaitu
  • Mmampu memacu pertumbuhan dan fisiologi akar serta mampu mengurangi penyakit atau kerusakan oleh serangga.
  • Selain itu PGPR juga meningkatkan ketersediaan nutrisi lain seperti phospat, belerang, besi dan tembaga.
  • PGPR juga bisa memproduksi hormon tanaman, menambah bakteri dan cendawan yang menguntungkan serta mengontrol hama dan penyakit tumbuhan.

Fungsi PGPR dan Cara MembuatnyaCARA PEMBUATAN PGPR
ALAT DAN BAHAN:
  1. 100 gr akar bambu
  2. 400 gr gula pasir
  3. 200 gr trasi
  4. 1 kg dedak halus
  5. 10 lt air
  6. Penyedap rasa secukupnya
CARA MEMBUAT:
  1. Rendam akar bambu dalam air matang dingin 2-4 hari
  2. Rebus bahan 2 s/d 6 sampai memdidih selama 20 menit
  3. Setelah dingin masukkan semua bahan kedalam jerigen dan tutup rapat
  4. Buka dan kocok-kocok sehari sekali
  5. Setelah 15 hari PGPR siap digunakan
CARA MENGGUNAKAN:
  1. Saring PGPR
  2. Campurkan 1 lt PGPR ke dalam air 1 tangki
  3. Semprotkan PGPR tersebut ke lahan yang belum ditanami
  4. Ulangi penyemprotan setiap 20 hari sekali

Kedelai Lokal Dan Kedelai Import


Kedelai bukan dari Indonesia :(....

stock photo : Close up photo of soy bean after harveststock photo : field beans soybeans in early autumn

Kedelai hasil jerih payah petani indonesia :).....

kedelai siap panen
kedelai hasil panen petani

Gambar Unik Perbandingan Proses Panen Kedelai

Lahan kedelai di negara Brazil dan mesin panennya...
kedelai di negara brazil



mesin panen kedelai




Lahan kedelai disebuah desa kecil di negara Indonesia dan petani yang sedang memanennya..

panen kedelai di indonesia

lahan kedelai di indonesia

Musim Tanam Ke-4

Persiapan musim tanam ke-4, dimulai dengan pengurangan daun jagung (dau paling bawah sampai daun dibuah)
penjarangan daun jagung

Daun jagungnya bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak. Setelah dibersihkan, lahan siap ditanami komoditas pilihan anda, biasanya kacang hijau, kedelai, kacang panjang, mentimun dll. pastikan pilih yang berumur pendek.

persiapan musim tanam ke-4

jagung super

Jagung siap panen....................

tanaman jagung

Jagung dibawah jagung yang telah berumur 25 hst.

jagung dibawah jagung

habis jagung terbitlah jagung

Prakiraan Musim Hujan 2012 Di Indonesia


Prakiraan Musim Hujan 2012 Di Indonesia

Wilayah Indonesia berada pada posisi strategis, terletak di daerah tropis, diantara Benua Asia dan Australia, diantara Samudera Pasifik dan Samudera Hindia, serta dilalui garis katulistiwa, terdiri dari pulau dan kepulauan yang membujur dari barat ke timur, terdapat banyak selat dan teluk, menyebabkan wilayah Indonesia rentan terhadap perubahan iklim/cuaca.

Fenomena yang mempengaruhi iklim di Indonesia :

a. El Nino dan La Nina

b. Dipole Mode

c. Sirkulasi Monsun Asia - Australia

d. Daerah Pertemuan Angin Antar Tropis (Inter Tropical Convergence Zone / ITCZ)

e. Suhu Permukaan Laut di Wilayah Indonesia

Prakiraan Musim Hujan 2012 secara umum dapat disimpulkan sebagai berikut:

1) Awal Musim Hujan 2012/2013 di 342 Zona Musim (ZOM) diprakirakan umumnya mulai bulan Oktober 2012 sebanyak 122 ZOM (35.7%) dan November 2012 sebanyak 116 ZOM (33.9%). Sedangkan beberapa daerah lainnya awal Musim Hujan terjadi pada Juli 2012 sebanyak 3 ZOM (0.9%), Agustus 2012 sebanyak 10 ZOM (2.9%), September 2012 sebanyak 26 ZOM (7.6%), Desember 2012 sebanyak 55 ZOM (16.1%), Januari 2013 sebanyak 1 ZOM (0.3%), Maret 2013 sebanyak 6 ZOM ( 1.7%), April 2013 sebanyak 2 ZOM (0.6%), dan Mei 2013 sebanyak 1 ZOM (0.3%).

2) Jika dibandingkan terhadap rata-ratanya selama 30 tahun (1981- 2010), Awal Musim Hujan 2012/2013, sebagian besar daerah yaitu 189 ZOM (55.3%) sama dengan rata-ratanya dan 130 ZOM (38.0%) mundur terhadap rata-ratanya. Sedangkan yang maju terhadap rata-rata 23 ZOM (6.7%).

3) Sifat Hujan selama Musim Hujan 2012/2013 di sebagian besar daerah yaitu 223 ZOM (65.2%) diprakirakan Normal dan 108 ZOM (31.6%) Bawah Normal. Sedangkan Atas Normal yang 11 ZOM (3.2%).

Silahkan klik disini untuk mendownload Prakiraan Musim Hujan selengkapnya.
sumber

Jagung Umur 70 HST


jagung umur 70 HST


jagung umu 70 hst

Manfaat Bacillus sp Untuk Pertanian


Bacillus sp. merupakan salah satu kelompok bakteri gram positif yang sering digunakan sebagai pengendali hayati penyakit akar. Anggota genus ini memiliki kelebihan, karena bakteri membentuk spora yang mudah disimpan, mempunyai daya tahan hidup lama, dan relatif mudah diinokulasi ke dalam tanah. Bacillus sp. telah terbukti memiliki potensi sebagai agens pengendali hayati yang baik, misalnya terhadap bakteri patogen seperti R. solanacearum (Soesanto, 2008).
Bacillus sp. dapat menghasilkan fitohormon yang berpotensi untuk mengembangkan sistem pertanian berkelanjutan. Fitohormon yang dihasilkan bakteri tanah ini dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman, baik secara langsung maupun tidak langsung. Secara tidak langsung fitohormon dari bakteri menghambat aktivitas patogen pada tanaman, sedangkan pengaruh secara langsung fitohormon tersebut adalah meningkatkan petumbuhan tanaman dan dapat bertindak sebagai fasilitator dalam penyerapan beberapa unsur hara dari lingkungan (Greenlite, 2009).

filtrasi steril dari kultur Bacillus subtilis diaplikasikan tiga kali seminggu mengendalikan penyakit karat pada tanaman kacang dilapangan nyata lebih baik dari fungisida mancozeb dengan aplikasi satu kali seminggu.

Fungsi Bacillus spp. (seperti Bacillus subtillis) antara lain dapat mengendalikan penyakit layu bakteri pada kentang dan meningkatkan hasil umbi kentang sampai 160%. Bacillus spp. dapat mengendalikan penyakit lincat pada tembakau dan penyakit layu bakteri pada biji tomat yang disebabkan oleh Ralstonia solanacearum pada tanaman tembakau
thank Bagus DW

Cara Praktis Dan Murah Menanam Mentimun

menanam mentimun dengan cara praktis dan murah

Gambar di samping adalah tanaman jagung berusia 90 hari, empat tanaman diikat jadi satu dan di satukan lagi dengan ikatan batang jagung terdekatnya. dan jadilah batang jagung tersebut lanjaran (plant stake) untuk tanaman merambat (seperti mentimun  kacang panjang, gambas dll).
murah dan praktis. dan ketika jaung sudah panen mentimun pada gambar disamping sudah berumur 10 hari, jadi ketika jagung masih berumur 80 hari mentimun sudah mulai ditanam setelah sebelumnya dilakukan penjarangan daun jagungnya.

Silika sebagai Unsur Hara Tanaman

mengenal silika sebagai unsur hara tanaman
Silika sebagai Unsur Hara Tanaman

Silika termasuk unsur nonesensial bagi tanaman sehingga perannya kurang mendapat perhatian. Si berperan dalam meningkatkan
 fotosintesis dan resistensi tanaman terhadap cekaman biotik (serangan hama dan penyakit) dan abiotik (kekeringan, salinitas,
 alkalinitas, dan cuaca ekstrim). Silika (Si) adalah salah satu unsur
 hara yang dibutuhkan tanaman, terutama padi dan tanaman lain
yang bersifat akumulator Si. Namun, peran Si sebagai unsur hara
 yang dibutuhkan tanaman belummandapat perhatian. Meskipun
 bukan termasuk unsur hara esensial, Si dikenal sebagai unsur hara yang 
bermanfaat (beneficial element), terutama untuk tanaman
 padi dan tebu. Unsur Si dapat mendukung pertumbuhan yang sehat dan menghindarkan tanaman dari  serangan penyakit dan cekaman  suhu, radiasi matahari, serta defisiensi dan keracunan unsur hara.

Sejarah Penelitian Unsur Silika
 
Silika merupakan unsur kedua terbesar di kerak bumi, dan sebagian besar Si 
terdapat di dalam tanah. Dengan demikian, semua jaringan perakaran tanaman dalam
 tanah mengandung Si. Keberadaannya yang universal menyebabkan unsur ini belum banyak mendapat perhatian. Kandungan Si dalam tanah dianggap berlimpah untuk
 memenuhi kebutuhan tanaman.Perhatian terhadap unsur Si dimulai pada abad ke-19. Pada tahun 1862, Sachs mengamati peran Si dalam tanaman dengan
 membandingkan respons tanaman jagung yang diberi perlakuan 0,3% dan 9% Si dalam media tanam  hidroponik. Sachs menyimpulkan bahwa tidak ada perbedaan 
pertumbuhan jagung yang diberi 0,3% dan 9% Si. Sejak itu, Si dianggap
 sebagai unsur hara nonesensial bagi tanaman. Selanjutnya, penelitian  baik dalam aspek fisiologi maupun  kesuburan tanah.
 Beberapa temuan penting yang berkaitan dengan peran Si bagi tanaman padi adalah kandungan Si pada tanaman yang terinfeksi penyakit blas lebih rendah dibandingkan pada tanaman yang sehat. Varietas padi yang tahan penyakit blas memiliki 
kandungan Si lebih tinggi dalam jaringan tanaman dibanding varietas yang peka.
 Peran unsur Si secara fisiologi pertama kali dikemukakan oleh  Ohkawa dan 
Ishibashi (1936- 1939). Mereka menyatakan, defisiensi Si menghambat pertum buhan 
tanaman padi dan Si mengurangi jumlah gabah hampa.
Pengaruh Si sangat penting pada  tanaman padi yang dipupuk nitrogen takaran tinggi dimana daunnya menjadi lebih lunak dan rentan  terhadap penyakit. Hal ini 
menunjukkan bahwa Si berperan dalam menghambat dan mengurangi risiko akibat serangan penyakit.  Namun, berbagai temuan tersebut belum diaplikasikan di lapangan
 karena Si dianggap selalu tersedia di dalam tanah. Si secara konsisten
dilepaskan dari mineral tanah melalui proses pelapukan sehingga pemberian Si ke dalam tanah tidak  diperlukan. Selain itu, pupuk Si juga  belum tersedia saat itu.
 Pada tahun 1940-an, produksi  padi di Jepang menurun drastis  yang diduga karena penurunan  kesuburan tanah. Selanjutnya diketahui bahwa penurunan hasil tersebut disebabkan oleh defisiensi Si di dalam tanah. Belajar dari hal itu,  pupuk Si diberikan secara reguler pada tanah sawah di Jepang dan  Silika penting untuk mendukung pertumbuhan tanaman padi dan menghindarkan  tanaman dari serangan penyakit serta cekaman biotik dan abiotik.  penelitian Si pun berkembang, termasuk untuk tanaman padi. Di Indonesia, hingga saat ini belum ada penelitian komprehensif
 mengenai peran Si bagi tanaman. Beberapa studi menunjukkan bahwa tanah yang berasal dari bahan  induk abu vulkan memiliki kandungan Si tersedia lebih tinggi dibandingkan dengan tanah aluvial. Hasil penelitian terbaru menunjukkan, kandungan Si dalam air irigasi dan  tanah sawah di Jawa dan Sumatera menurun. Penurunan tersebut salah satunya disebabkan oleh retensi Si  di dalam waduk/dam.
 Berdasarkan hasil penelitian  tersebut, persepsi kita terhadap
 unsur Si harus diubah. Anggapan  bahwa tanah di daerah tropis mengandung hara Si berlimpah ternyata tidak tepat karena tanah  mengalami pelapukan yang intensif sehingga kehilangan hara termasuk Si juga tinggi. Kandungan total Si dalam tanah mineral sangat tinggi (±50%), namun ketersediaannya bagi tanaman  sering kali sangat rendah. Tingkat  ketersediaan hara Si bagi tanaman dipengaruhi oleh beberapa faktor,  yaitu suhu tanah, potensial redoks  (Eh), pH atau keasaman tanah, dan
 konsentrasi Si dalam larutan tanah.  Oleh karena itu, ketersediaan Si
 pada tanah sawah tidak berkorelasi  positif dengan kandungan total Si
 dalam tanah.  
Peran Silika bagi Tanaman

Tanaman akumulator Si membutuhkan unsur Si dalam jumlah banyak untuk 
pertumbuhannya. Tanaman akumulator Si terutama berasal dari famili Gramineae 
seperti bambu, padi, dan tebu serta tanaman tingkat rendah dari famili
Chlorophyta seperti alga. Si berperan dalam meningkatkan fotosintesis dan 
resistensi terhadap cekaman biotik dan abiotik.Mekanisme kekurangan Si pada tanah sawah dapat dijelaskan sebagai berikut. Tanaman padi sawah  membutuhkan banyak 
air untuk pertumbuhannya. Pada saat penggenangan, tanah sawah selalu dicuci
 dengan air sehingga unsur-unsur beracun dan kation basa seperti K, Ca, dan Mg 
menjadi tercuci. Pada saat itu, tanah menjadi sangat reduktif, kemudian Fe, Mn,
dan Si tereduksi dan selanjutnya larut dan turun ke tanah lapisan bawah. Ion sulfat juga tereduksi menjadi H 2S yang kemudian berubah menjadi Fe-S yang bersifat
 nontoksik dengan adanya unsur Fe. Namun, bila ketersediaan unsur Fe
 terbatas, H 2 S akan meracuni tanaman. Pada tanah sawah yang terdegradasi, Fe,
 Mn, dan Si tercuci lalu turun menuju ke lapisan tanah bagian bawah sehingga 
perakarantanaman teracuni H 2S. Pada kondisi seperti itu, tanaman yang
 awalnya tumbuh baik akan mengalami gejala layu pada daun bagian bawah dan muncul bercak-bercak coklat yang akhirnya menurunkan hasil secara drastis. Gejala ini disebut akiochi di Jepang. Kondisi seperti ini juga dapat terjadi pada
 tanah sawah di Indonesia, di mana hasil padi mengalami penurunan
 dari tahun ke tahun. Tanaman padi yang diberi perlakuan Si memiliki daun dan 
gabah yang sehat, sedangkan tanpa Si, daun menjadi rentan terhadap
 penyakit dan hama serta gabah tidak sehat. Di Indonesia, sampai
 saat ini belum ada penelitian tentang pengaruh unsur Si terhadap pertumbuhan 
padi. Namun, tingginya tingkat penurunan hasil akibat serangan hama dan penyakit blas serta banyaknya gabah hampa dapat menjadi indikasi gejala keku rangan Si 
pada tanah sawah intensifikasi. Makin intensifnya penanaman padi (2-3 kali 
setahun) akan makin menguras hara Si di dalamtanah bila tanpa dibarengi upaya
 mengembalikan unsur Si ke dalam tanah. Jerami dapat menjadi sumber hara Si dan K bagi tanaman padi apabila dikelola dengan baik. Namun, jerami biasanya dibakar
 sehingga tidak ada waktu untuk mendekomposisi jerami. Unsur hara Si juga penting bagi tanaman tebu. Hasil penelitian di Rusia lebih banyak melaporkan defisiensi Si pada tanaman tebu. Defisiensi Si pada tanah di perkebunan tebu disebabkan oleh tidak adanya pemupukan Si. Sementara itu, biomassa tebu sebagai sumber
 Si setelah panen biasanya diangkut dan dibakar sehingga tidak ada pengembalian 
Si ke dalam tanah (Husnain).

Balai Penelitian Tanah

Bagaimana Jika Robot Menanam Padi?


robot menanam padi


Beras adalah makanan pokok di Jepang, dan penanaman bibit padi merupakan pekerjaan yang melelahkan, namun penting, pekerjaan sejak zaman kuno. Petani (terutama perempuan) harus menghabiskan berjam-jam membungkuk di atas sawah berlumpur memasukkan bibit satu per satu. Pekerjaan ini membutuhkan pengalaman panjang dan baik mengasah keterampilan. Sekarang, sekelompok ilmuwan yang bekerja pada sebuah proyek yang akan menyerahkan tugas halus memasukkan bibit padi ke sawah kepada sebuah robot.

Membawa Hi-Tech untuk Farm
Mekanisasi pertama kali diperkenalkan ke pertanian padi di tahun 1800-an, meskipun dengan keberhasilan yang terbatas. Tapi robot yang dikembangkan oleh para ilmuwan di Pusat Penelitian Nasional Pertanian Pertanian Nasional dan organisasi reset bio-orientasi merupakan robot yang bisa bekerja tanpa campur tangan manusia.
Peneliti melakukan uji coba di Saitama Prefektur pada bulan April 2005 di mana robot menanam padi tanpa campur tangan manusia. Untuk menemukan jalan sekitar, perangkat bergantung pada sistem posisi global (GPS), yang juga digunakan dalam perangkat navigasi mobil.  sensor dan instrumen lainnya menghitung sudut dan arah gerakan mesin, yang dikendalikan komputer, sehingga robot memiliki pemahaman yang tepat tentang posisinya di sawah.
Robot ini diharapkan dapat menggunakan  teknik baru yang disebut panjang-mat hidroponik. Dalam metode ini, bibit padi yang dimasukkan ke dalam tikar sekitar 6 meter panjang dan kemudian digulung diplanter dan menanamnya di sawah. Tikar cukup ringan, sehingga mudah untuk mengangkut bibit, dan bila planter butuh isi ulang bibit tinggal memotongnya dari gulungan besar tadi.
Robot menggabungkan teknologi cocok untuk melaksanakan tugas ini. Hal ini dapat bergerak melintasi sawah di arah yang sangat tepat, dalam margin 10 sentimeter kesalahan, bahkan ketika manusia tidak ada sekitar untuk mengontrolnya. Mesin ini juga dapat membuat U-turn on sendiri setelah mencapai tepi sawah untuk melanjutkan penanaman. Robot dapat menanam pada kecepatan 1.000 meter persegi setiap 20 menit tanpa harus reload bibit.

Harapan Baru untuk Pertanian Jepang
Bagi banyak orang yang bekerja di bidang pertanian, robot telah muncul pada waktu yang tepat. Orang-orang muda semakin sedikit yang bersedia mengambil alih peternakan tua mereka, dan mereka yang tetap di peternakan terus usia. Robot penanaman padi bisa membantu orang-orang dengan mengambil beberapa strain pekerjaan pertanian, dan dengan membuat pekerjaan lebih menarik dan menarik bagi generasi muda.
Robot adalah salah satu dari beberapa hi-tech inovasi yang sedang dikembangkan dalam bisnis pertanian. Radio kontrol perangkat, seperti perahu, sudah digunakan pada beberapa peternakan, sementara jenis lain berbagai robot yang sedang dikembangkan untuk panen buah dan sayuran. Sebagai contoh, sebuah organisasi di Yamagata Prefecture yang telah menggunakan bebek untuk menghancurkan gulma di sawah, bukan bahan kimia atau pupuk ingin beralih ke robot. Penelitian pada proyek sedang dilakukan di sekolah-sekolah tinggi teknis dan fasilitas lainnya.
Tujuan utama dari upaya ini adalah untuk menciptakan "peternakan robot" di mana hampir semua tugas, termasuk penanaman, pengendalian gulma, dan pemanenan dilakukan oleh mesin. Ini adalah sebuah tujuan ambisius, sebagai robot pertanian, tidak seperti sepupu industri mereka bekerja di pabrik-pabrik, harus beroperasi secara harmonis dengan alam. Meski begitu, saat dimana robot menggantikan pekerjaan manusia mungkin sudah dekat.

Aromatic Rice: Beras Beraroma Buah Dari Garut yang Tembus Pasar Ekspor

beras beraroma
Pernahkah anda memakan beras yang beraroma buah-buahan? Jika belum, mungkin ada baiknya pergi ke Garut. Orang Garut seperti tak pernah berhenti untuk berkarya dan berinovasi, terutama di bidang retail.


Setelah chocodot atau chocolate dodol, kini di Garut ada beras beraroma atau aromatic rice. Pasarnya pun tak hanya di Indonesia, bahkan sampai ke Dubai dan Arab Saudi.
Berawal dari hanya sekadar ingin membuat oleh-oleh khas Garut dan terinspirasi oleh keberhasilan chocodot, Andreas (26), pemilik CV Seribu Satu, mencoba menjadikan beras berbeda dengan beras lainnya. Beras unik, bisa dijadikan oleh-oleh khas Garut, tapi tak mengurangi rasa beras aslinya.
Andreas yang telah lama menekuni bisnis beras bersama keluarganya mencoba mengangkat beras lokal Garut menjadi beras beraroma atau aromatic rice. Dengan teknik tertentu, yakni memberi ekstrak buah-buahan ketika proses penggilingan beras. Dari beberapa kali percobaan, akhirnya pria lajang lulusan Politeknik Bandung ini menghasilkan beras beraroma, yakni aroma jeruk dan jambu.
Tak hanya beras beraroma, Andreas pun membuat terobosan baru dengan membuat  nasi liwet instan. Dari hasilnya membuat nasi liwet instan, Andreas membuat tiga varian rasa untuk produknya ini, nasi liwet instan rasa jambal, nasi liwet instan rasa jengkol, dan nasi liwet instan rasa pete.
Setelah launching pada bulan Juli 2010, permintaan akan beras aromatik dan nasi liwet instan buatan Andreas terus meningkat. Jumlah permintaan beras telah mencapai 5 ton per-packaging per bulan. Tak hanya pasar domestik seperti Jakarta dan Bandung, permintaan pun datang dari Dubai dan Arab Saudi.
Harga untuk produk beras aromatik ukuran 1 kg adalah Rp. 22.000, sementara nasi liwet instan dengan ukuran setengah kg dijual dengan harga Rp. 20.000.

Lebih Detil Tentang Subak: Berbagi Air, Berbagi Kebahagiaan


Oleh : Prof. I Gde Pitana
tanaman padi,subak
Subak merupakan or ganisasi petani di Bali yang mengelola air irigasi untuk anggota-anggotanya. Sebagai suatu organisasi, subak mempunyai pengurus dan awig-awig (aturan-aturan keorganisasian), baik tertulis maupun tak tertulis. Subak memiliki sumber air bersama. Sumber air bersama ini dapat berupa empelan (bendungan) di sungai, mata air, air tanah, ataupun saluran utama suatu sistem irigasi yang melingkupi beberapa subak.


Sebuah Subak mempunyai satu areal persawahan. Di hulunya terdapat sebuah atau beberapa Pura Bedugul atau pura yang berhubungan dengan persubakan.

Di seluruh Bali, terdapat tak kurang dari 1274 Subak. Semuanya didasari oleh ajaran Tri Hita Karana yang mengajarkan agar setiap orang selalu mengupayakan keseimbangan antara pengabdian manusia kepada Tuhan (Parahyangan) dengan pelayanan mereka terhadap sesame manusia (Pawongan), serta kecintaan merawat alam lingkungan (Palemahan) agar tetap lestari.


lahan tanaman padiSistem irigasi Subak mempunyai fasilitas fisik yang mirip dengan fasiitas irigasi yang dimiliki oleh system irigasi lain. Protitipe sistem fisik subak antara lain terdiri atas:
empelan (bendungan) yang berfungsi sebagai bangunan pengambilan air dari sumbernya
aungan (terowongan)
telabah (saluran primer)
tembuku aya (bangunan bagi primer)
telabah gede (saluran sekunder)
tembuku gede (saluran bagi sekunder)
telabah pemaron (saluran tersier)
tembuku pemaron (bangunan bagi tersier)
telabah penyahcah (saluran kuarter)
tembuku penyahcah (bangunan bagi kuarter) terdiri dari penasan untuk sepuluh anggota (kanca)
tembuku pengalapan (bangunan pemasukan air individual)
talikunda (saluran individual)

Subak juga mempunyai beberapa bangunan pelengkap seperti penguras(flushing), pekiuh (over flow) dan petaku (bangunan air terjun). Abangan(talang) juga umum ditemui pada subak. Demikian juga jengkawung (gorong-gorong).

subakUmumnya Subak mempunyai saluran pembuangan khusus. Air buangan dari satu petak sawah akan disalurkan kembali ke saluran irigasi.

Di samping fasilitas yang secara langsung digunakan untuk kepentingan irigasi, Subak juga mempunyai fasilitas upacara keagamaan berupa pura subak dengan berbagai tingkatan. Pura Subak yang paling umum adalah Pura Bedugul.

Di daerah-daerah Bangli dan Gianyar dikenal pura-pura Masceti yangdisungsung (disokong dan dihidupi) oleh sejumlah subak dalam satu wilayah tertentu. Pura Subak biasanya dilengkapi pula dengan Balai Timbang. Di samping pura subak, umumnya setiap petani anggota Subak juga mempunyai sanggah-sanggah pengalapan yakni bangunan kecil untuk sarana sembahyang yang ditempatkan di dekat bangunan pemasukan air ke sawah masing-masing (tembuku pengalapan). Tempat persembahyangan ini dikenal juga dengan sebutan sanggah catu pengalapan.

Kelembagaan
Subak adalah organisasi petani yang bergerak dalam pengaturan air irigasi lahan basah (sawah). Karena faktor pengikat utamnya adalah air irigasi, maka anggota suatu subak adalah petani pemilik atau penggarap sawah yang dilayani oleh suatu jaringan atau sub jaringan irigasi tertentu, tidak memandang dari desa mana anggota tersebut berasal. Dengan kata lain, subak adalah organisasi petani yangcanal based bukan village based.

Anggota suatu subak bisa berasal dari berbagai desa dan seorang petani dapat menjadi anggota beberapa subak. Walau ditemui adanya beberapa variasi tentang status keanggotaan dalam subak, secara umum anggota subak yang diistilahkan dengan karma subak dibedakan dalam tiga kelompok.
1. Krama pengayah (anggota aktif) yaitu anggota subak yang secara aktif terlibat dalam kegiatan-kegiatan subak seperti gotong royong pemeliharaan dan perbaikan fasilitas subak, upacara-upacara keagamaan yang dilakukan oleh subak, dan rapat-rapat subak. Di beberapa subak, anggota ini disebut juga karma pekaseh atau sekaa yeh.
2. Krama Pengempel atau Krama Pengoot (anggota pasif) yaitu anggota subak yang karena alas an-alasan tertentu tidak terlibat secara aktif dalamkegiatan-kegiatan (ayahan subak). Sebagai gantinya anggota ini membayar dengan sejumlah beras (atau uang) yang disebut pengoot atau pengampel. Besarnya pengoot ini biasanya disepakati dalam rapat subak menjelang musim tanam. Persyaratan untuk dapat menjadi anggota pasif bervariasi antar subak.
3. Krama Leluputan (anggota khusus), yaitu anggota subak yang dibebaskan dari berbagai kewajiban subak, karena yang bersangkutan memegang jabatan tertentu di dalam masyarakat seperti pemangku (pinandita di sebuah pura), bendesa adat (pimpinan desa adat), perbekel (kepala desa), ataupun sulinggih (pendeta, peranda, Sri Mpu, dan lain-lain).

Sebagai suatu organisasi, subak mempunyai unsur pimpinan yang disebut prajuru. Pada subak yang kecil struktur organsisi subak umumnya sangat sederhana yaitu terdiri dari anggota yang diketuai oleh satu orang ketua subak yang disebut kelihan subak atau pekaseh. Sedangkan pada subak-subak yang lebih besar, prajuru (pengurus) terdiri dari Pekaseh (ketua Subak),Petajuh (wakil pekaseh), Penyarikan (sekretaris), Patengan atau Juru Raksa(bendahara), dan Saya (pembantu khusus).

Prajuru subak, Kecuali Juru Arah dan Saya, dipilih oleh anggota subak dalam suatu rapat yang diadakan khusus untuk itu, untuk masa jabatan tertentu. Biasanya lima tahun. Sedangkan juru arah dan saya biasanya dijabat secara bergantian oleh anggota subak dengan masa tugas 35 hari atau 210 hari. Kedua perioda tersebut masing-masing satu bulan dan enam bulan menurut perhitungan penanggalan tradisional Bali.

Subak-subak yang besar biasanya terbagi menjadi sub subak yang disebut dengan Tempek. Di wilayah Badung, Tempek disebut dengan Munduk, sedangkan di Buleleng disebut BanjaranTempek atau Munduk atau Banjarandipimpin oleh seorang kelihan yang didampingi oleh penyarikan (sekretaris) dan juru raksa (bendahara).

Untuk tujuan-tujuan tertentu, seperti koordinasi dalam distribusi air dan upacara pada suatu pura, beberapa subak dalam suatu wilayah bergabung dalam suatu wadah koordinasi yang disebut Subak Gede. Subak-subak yang menjadi anggotaSubak Gede umumnya berada dalam satu kawasan irigasi. Namun, ada pula Subak Gede yang anggotanya adalah subak-subak yang memiliki sistem irigasinya masing-masing. Subak Gede dipimpin oleh Pekaseh Gede. Lebih jauh lagi, untuk tujuan koordinasi dalam kegiatan-kegiatan subak di sepanjang suatu aliran sungai, beberapa subak membentuk organisasi federasi subak yang disebut Subak Agung yang dipimpin oleh seorang Sedahan Agung.

Seluruh sistem organisasi subak tersebut dirancang dan diwarisi secara turun-temurun oleh masayarakat petani di Bali untuk kelancaran pembagian air di lahan persawahan yang merupakan penyangga utama kehidupan masyarakat dan adat istiadat di selama berabad-abad. Ya, sistem pembagian air itu merupakan cara bersama untuk berbagi kebahagiaan.

Sumber: “Subak Sitem Irigasi Tradisional di Bali”, Upada sastra , 1993.